Inovasi Pengendalian Dan Pengawasan Berbasis Teknologi

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) — Proyek perubahan bertajuk “SiPandawa Mas” (Sistem Pengendalian dan Kepengawasan Kemenag Banyumas) yang digagas oleh Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Edi Sungkowo, mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Di antaranya adalah Kepala Madrasah, Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM), penyuluh agama, pengawas madrasah, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui video dan pelaksanaan langsung mereka mendukung serta mensuport gagasan dari Kasubbag TU dalam pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XXVII pada tahapan pelaksanaan Aksi Perubahan.

Program ini bertujuan untuk menghadirkan sistem pengawasan dan pengendalian berbasis teknologi yang memungkinkan seluruh aktivitas dan program kerja tata usaha madrasah dipantau secara real-time hanya melalui smartphone. Dengan sistem digital ini, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat berkat akses data yang tersedia kapan pun dan di mana pun.

Kasubbag TU Edi Sungkowo mengucapkan terimakasih terkait banyaknya dukungan dan support yang masuk dari berbagai pihak. “Dukungan dari para kepala madrasah, pengawas, dan stakeholder lain adalah bukti bahwa transformasi digital dalam tata kelola di Kantor Kemenag Banyumas dan lembaga pendidikan bukan sekadar gagasan, melainkan kebutuhan “. Jelasnya.

“ Program Si Pandawa Mas ini kami rancang agar lebih responsif dan adaptif terhadap dinamika kerja di lapangan, melalui teknologi, kita bukan hanya mempercepat proses kerja, tapi juga menciptakan sistem yang lebih akurat dan akuntabel.Tujuan utama program ini adalah menghadirkan sistem pengawasan dan pengendalian berbasis teknologi yang memungkinkan seluruh aktivitas dan program kerja dipantau secara real-time hanya melalui smartphone. Dengan sistem ini, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat karena data tersedia kapan saja dan di mana saja, meningkatkan akuntabilitas dan transparansi data dan mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti (data-driven decision making).” Jelasnya lebih lanjut

Sementara itu Ketua KKM MA Kabupaten Banyumas yang juga menjabat sebagai Kepala MAN 2 Banyumas Siswanto menyambut baik dengan adanya proyek perubahan yang digagas oleh Kasubbag TU Kantor Kemenag Banyumas.

“Kami melihat Si Pandawa Mas sebagai terobosan strategis dalam tata kelola birokrasi yang selama ini cenderung manual dan fragmentaris. Sistem pengendalian dan pengawasan berbasis teknologi yang dihadirkan oleh Kemenag Banyumas melalui proyek ini bukan hanya menjawab tantangan efisiensi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas di setiap lini kerja. Ini adalah bentuk nyata digitalisasi pelayanan yang memudahkan pemantauan, mempercepat respon, dan mendorong budaya kerja yang lebih transparan.” Pungkasnya. (yud)