Jaga Kondusivitas Keamanan, Banom NU dan Penyuluh Sokaraja Solidkan Pengamanan Isra Miraj

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Banyumas - Menjelang peringatan Isra Mi’raj yang akan dipusatkan di Kauman, Desa Sokaraja Tengah, sejumlah elemen organisasi kemasyarakatan (Ormas) bersama penyuluh agama melakukan koordinasi lintas sektor. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan dan kelancaran arus jamaah di wilayah Kecamatan Sokaraja. Selasa (06/01/26)

Rapat koordinasi tersebut melibatkan pengurus PAC IPNU IPPNU Kecamatan Sokaraja, PAC GP Ansor, serta penyuluh agama Islam fungsional setempat. Fokus utama pembahasan mencakup skema pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta teknis pelaksanaan acara di lapangan.

Ketua PAC GP Ansor Sokaraja menegaskan bahwa keterlibatan personel Banser akan dimaksimalkan untuk mendukung aparat kepolisian dalam menjaga ketertiban. "Prioritas kami adalah memastikan jamaah dapat beribadah dengan khusyuk. Koordinasi ini sangat penting untuk memetakan potensi kerawanan, mengingat lokasi Kauman berada di jantung aktivitas warga," ujarnya.

Di sisi lain, PAC IPNU IPPNU diharapkan mampu menggerakkan generasi muda untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan teknis. Sinergi ini dianggap krusial agar acara tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kenyamanan warga sekitar.

Pihak penyuluh agama yang hadir juga menekankan pentingnya pesan-pesan kesejukan dalam dakwah yang akan disampaikan nanti. Hal ini sejalan dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Sokaraja agar tetap harmonis di tengah padatnya agenda keagamaan.

"Sinergi antara pemuda NU dan penyuluh adalah kunci. Kami ingin memastikan syiar Isra Mi’raj ini berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum," ungkap perwakilan penyuluh agama usai pertemuan.

Dengan persiapan yang matang ini, pihak panitia optimis rangkaian acara di Kauman Sokaraja Tengah akan berjalan tertib dan terkendali, sekaligus menjadi teladan bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di wilayah lain.