Kajian Bakda Dhuhur Masjid Baitul Muminin Kebasen, Bahas Hadis Sahih Bukhari ke-15
Kebasen – Kegiatan kajian keislaman rutin kembali dilaksanakan oleh jamaah Masjid Baitul Mu’minin, Kecamatan Kebasen. Kajian yang diselenggarakan selepas salat Dhuhur atau bakda Dhuhur tersebut merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran dan pendalaman ilmu agama Islam yang secara rutin diikuti oleh jamaah masjid. Rabu (04/11)
Pada pertemuan kali ini, materi kajian memasuki pembahasan Hadis Shahih Bukhari ke-15, dalam Kitab Al-Iman, Bab Halawatil Iman (Manisnya Iman). Kajian disampaikan oleh Burhanul Ma’arif, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kebasen, dengan diikuti oleh jamaah Masjid Baitul Mu’minin Kebasen.
Dalam kajian tersebut, pembahasan diarahkan pada hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang hakikat manisnya iman. Hadis ini menerangkan tiga perkara yang apabila terdapat dalam diri seseorang, ia akan merasakan manisnya iman, yaitu mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi segala sesuatu, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, serta membenci kembali kepada kekufuran sebagaimana seseorang tidak ingin dilemparkan ke dalam api neraka.
Pembahasan Kitab Al-Iman, khususnya Bab Halawatil Iman, mengangkat persoalan hubungan antara keimanan dengan kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Dalam hadis tersebut, Rasulullah SAW memberikan gambaran mengenai kualitas keimanan yang tidak hanya berkaitan dengan pengakuan secara lisan, tetapi juga tercermin dalam kecintaan, keyakinan, dan sikap seorang muslim dalam menjalani kehidupan.
Materi kajian juga menguraikan tiga perkara yang disebutkan dalam hadis tersebut. Pertama, menjadikan Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai pihak yang paling dicintai melebihi segala sesuatu. Kedua, membangun hubungan persaudaraan dan kasih sayang antarsesama muslim atas dasar kecintaan kepada Allah SWT, bukan semata-mata karena kepentingan duniawi. Ketiga, menjaga keimanan dengan tidak menginginkan kembali kepada kekufuran setelah memperoleh petunjuk dan mengenal Islam.
Kegiatan kajian berlangsung dalam suasana pengajian rutin dengan penyampaian materi hadis secara berurutan sesuai pembahasan kitab Shahih Bukhari. Para jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan menyimak penjelasan yang disampaikan oleh pemateri.
Kajian rutin setiap hari Rabu bakda Dhuhur di Masjid Baitul Mu’minin Kebasen ini menjadi salah satu agenda keagamaan yang memuat pembelajaran hadis-hadis Rasulullah SAW. Materi disampaikan secara bertahap berdasarkan urutan pembahasan dalam kitab Shahih Bukhari, sehingga setiap pertemuan membahas hadis dan tema yang berbeda.
Melalui kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pembelajaran hadis secara berkesinambungan, mulai dari pengenalan teks hadis, pembahasan kandungan, hingga penjelasan tema yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan umat Islam.
Kajian ditutup setelah penyampaian materi Hadis Shahih Bukhari ke-15, Kitab Al-Iman, Bab Halawatil Iman. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan keagamaan masyarakat melalui kajian kitab hadis yang diselenggarakan secara rutin di Masjid Baitul Mu’minin, Kecamatan Kebasen.
Pemateri: Burhanul Ma’arif, SHI. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kebasen.
