HUT RI #81

Bermedsos Bukan Sekadar Viral! Penyuluh KUA Cilongok Ajak 300 Jamaah Muslimat-Fatayat Tebar Kemanfaatan

K
KUA cilongok
04 Nov 2026
17x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 04-11-2026 16:02
SHARE

Cilongok - Pemanfaatan media sosial secara bijak menjadi perhatian dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Cilongok, Jufri Waluyo, dalam pengajian rutin Muslimat dan Fatayat NU Ranting Sokawera, Kecamatan Cilongok. Mengangkat tema “Bermedsos Bukan untuk Viral, tapi Membagi Kemanfaatan”, kegiatan ini mengajak jamaah untuk mengubah cara pandang dalam menggunakan media sosial, bukan sekadar mengejar popularitas, jumlah tayangan, atau tanda suka, melainkan menjadikannya sebagai sarana menyebarkan pesan kebaikan dan nilai-nilai keislaman. Rabu (04/11)

Dalam penyampaiannya, Jufri Waluyo mengajak jamaah agar lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial. Setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan hendaknya membawa manfaat, bukan justru menimbulkan fitnah, perpecahan, atau menyakiti orang lain. Media sosial dapat menjadi ladang pahala apabila digunakan untuk berbagi ilmu, menyampaikan nasihat, mempererat silaturahmi, dan menginspirasi orang lain dalam kebaikan. Sebaliknya, popularitas di dunia maya tidak seharusnya menjadi tujuan utama hingga mengabaikan etika dan akhlak.

Pengajian berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri lebih dari 300 jamaah, terdiri atas jajaran pengurus Muslimat dan Fatayat NU Ranting Sokawera, Tanfidziyah NU, Syuriyah, serta tokoh masyarakat. Melalui kegiatan ini, KUA Cilongok terus memperkuat peran penyuluh agama dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan kehidupan di era digital. Harapannya, jamaah tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi penyebar manfaat yang menghadirkan kesejukan, inspirasi, dan nilai-nilai kebaikan di ruang digital. Sebab, tidak semua yang viral itu bermanfaat, tetapi setiap kebaikan yang dibagikan berpeluang menjadi amal jariyah.