Kasubbag TU Kankemenag Banyumas Launching Produk Snack Pemberdayaan Ekonomi Umat Karya Penyuluh Agama Islam
Oleh HUMAS
Purwokerto - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melaunching produk pemberdayaan ekonomi umat berupa snack hasil karya para penyuluh agama Islam. Acara launching yang berlangsung di Aula Al Ikhlas Kankemenag Kabupaten Banyumas ini merupakan wujud nyata implementasi program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas keagamaan. Jumat (10/10)
Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Banyumas yang memimpin langsung acara peluncuran ini didampingi oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Ketua Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh), Ketua Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI), serta Ketua Pokjaluh Liga. Hadir pula seluruh penyuluh agama Islam Kabupaten Banyumas yang turut menyaksikan moment bersejarah ini.
Dalam sambutannya, Edi Sungkowo Kasubbag TU menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas dan inovasi para penyuluh agama Islam yang tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga turut berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi umat.
"Produk snack ini merupakan bukti bahwa penyuluh agama Islam memiliki peran multidimensi. Selain menyebarkan nilai-nilai keislaman, mereka juga mampu menggerakkan ekonomi umat melalui produk yang halal dan berkualitas," ujarnya.
Kepala Seksi Bimas Islam Agus Setiawan menambahkan, program ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk mewujudkan masyarakat yang religius sekaligus berdaya secara ekonomi. Produk snack yang diluncurkan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengembangkan usaha produktif berbasis syariah.
Ketua PD IPARI Kabupaten Banyumas Lubab Habiburrohman menyatakan bahwa peluncuran produk ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran penyuluh agama sebagai agen pembangunan. "Kami berharap produk ini tidak hanya laku di pasar lokal, tetapi juga bisa merambah ke pasar yang lebih luas," katanya.
Sementara itu, Ketua Pokjaluh Sokhidin menegaskan komitmen para penyuluh untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mengembangkan produk-produk pemberdayaan ekonomi umat lainnya di masa mendatang.
Acara yang berlangsung khidmat ini juga dimeriahkan dengan demo produk serta sesi tanya jawab mengenai proses produksi dan pemasaran snack tersebut. Para penyuluh agama Islam yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk mendukung kesuksesan produk ini.
Produk snack pemberdayaan ekonomi umat ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, Kankemenag Kabupaten Banyumas berencana untuk terus mendorong program-program pemberdayaan serupa sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi umat yang berkelanjutan. (eLbab)
