Kelas Parenting di Kemranjen Sukses Satukan Hati Orang Tua dan Siswa
Oleh HUMAS
Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, mengikuti kegiatan Training Motivasi yang diselenggarakan Madrasah Aliyah Ma’arif NU 1 Kemranjen Banyumas. Sabtu (31/01/26)
Kegiatan Training Motivasi bertajuk “Sinergitas Untuk Menggapai Masa Depan” merupakan Kelas Parenting bersama Orang Tua dan Siswa, yang diselenggarakan dalam rangka HARLAH Ke-64 MA Ma’arif NU 1 Kemranjen. Bertempat di Aula MA Ma’arif NU 1 Kemranjen, dan dihadiri oleh seluruh siswa kelas 10-12 beserta para orang tua wali siswa dan segenap dewan guru. Hadir juga dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, didampingi Kabag TU, Edi Sungkowo, yang membuka kegiatan tersebut secara langsung.
Training Motivasi kali ini menghadirkan narasumber utama, Hendri Unduh, seorang praktisi pendidikan yang berpengalaman dalam memberikan motivasi dan strategi sukses siswa meraih prestasi. Acara diawali dengan Istighosah dan Do’a yang dipimpin oleh Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Gus Syaikhu Ubaid dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Madrasah Aliyah Ma’arif NU 1 Kemranjen, Ernawati. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya persiapan mental, strategi belajar, dan perencanaan yang matang untuk meraih masa depan. “Kalian adalah generasi yang akan menentukan masa depan. Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga strategi, mental, dan doa,” ujar Ernawati.
Dalam sesi pemaparan materi, narasumber Hendri Unduh memberikan gambaran lengkap mengenai ujian dan tantangan masa depan serta kiat dan solusi cerdas dalam mengatasi problematika hidup. Ia juga mengupas tentang attitude yang baik, dalam hubungan antara siswa dan orang tua serta guru. Menurutnya, kunci utama keberhasilan adalah sikap mental, motivasi dan konsistensi dalam belajar serta keberanian menghadapi tantangan.
Selain membahas perilaku kehidupan, Hendri Unduh juga mengajak para siswa untuk mengenali potensi diri masing-masing serta senantiasa menjaga adab, menebar cinta dan kasih sayang sesama. “Bersikaplah yang baik, hindarilah pergaulan yang toxic yang bisa merusak masa depan kalian. Jadilah orang yang pemaaf dan senantiasa menebar kasih sayang pada sesama”, ungkapnya.
Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar dan meninggalkan kesan yang mendalam bagi para orang tua dan siswa yang begitu fokus penuh antusias. Bahkan, banyak sekali diantara mereka yang menangis dan saling berpelukan, karena benar-benar tersentuh dengan apa yang disampaikan oleh sang motivator. (is)
