Kemenag Banyumas Apresiasi Program Ekonomi Umat LAZNAS Al Irsyad di Empat Kecamatan

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menyambut baik kunjungan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Al Irsyad Purwokerto untuk berkoordinasi dan mensosialisasikan Program Ekonomi Umat Kantor Urusan Agama (PEU-KUA). Program ini dirancang untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi yang akan dilaksanakan di empat kecamatan. Senin (22/09)

Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Banyumas, Saridin, menyampaikan apresiasinya. "Kami sangat mendukung program PEU-KUA ini karena sejalan dengan visi Kemenag untuk meningkatkan kesejahteraan umat melalui pemberdayaan ekonomi dan pendidikan," ujar beliau. 

Menurut Saridin, kerja sama strategis ini akan memperluas jangkauan layanan Kemenag ditengah masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi. "Kami melihat program ini sebagai kolaborasi nyata antara lembaga zakat dan pemerintah dalam upaya mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat," tambahnya.

Ali Nugroho, Koordinator Lapangan Program PEU-KUA LAZNAS Al Irsyad Purwokerto, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab kebutuhan spesifik di masing-masing wilayah. “Kami berharap kerja sama antara LAZNAS, Kemenag, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi di setiap kecamatan. Dengan pemberdayaan yang tepat, masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga memiliki keterampilan dan mentalitas untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, LAZNAS Al Irsyad memperkenalkan empat program PEU-KUA yang siap dijalankan, yaitu:
1. Kecamatan Sumbang
Fokus pada budidaya ternak kambing untuk meningkatkan pendapatan peternak, disertai penyaluran bantuan rutin bagi guru honorer guna mendukung pendidikan dan meringankan beban tenaga pengajar.
2.Kecamatan Kalibagor
Program sumur bor untuk mendukung ketahanan pertanian dengan menyediakan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Selain itu, program DAYAMAS (Dai Pemberdayaan Masyarakat) akan melatih keterampilan dan menguatkan ekonomi berbasis komunitas.
3. Kecamatan Somagede
Pengembangan kebun durian sebagai komoditas unggulan daerah untuk membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Program DAYAMAS turut digulirkan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya ekonomi.
4. Kecamatan Cilongok
Pembangunan sumur bor untuk menyediakan air bersih berkelanjutan sekaligus mendukung produktivitas pertanian. Program DAYAMAS juga hadir memberikan pelatihan dan pendampingan ekonomi masyarakat.

Melalui sinergi ini, Kemenag Banyumas dan LAZNAS Al Irsyad berharap dapat mempercepat terwujudnya masyarakat yang mandiri dan memiliki kualitas hidup lebih baik. Program ini juga menjadi ajakan bagi para muhsinin (dermawan) untuk berpartisipasi melalui zakat, infak, dan sedekah, guna memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi umat. (del)