KKMI Kabupaten Banyumas Gelar Rakor Evaluasi Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 bagi operator Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Banyumas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di D’Garden Hall n Resto Purwokerto dan diikuti para operator madrasah ibtidaiyah dengan fokus pembahasan EMIS 4.0, RDM, PDUM, dan E-Ijazah. Jumat (29/05).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin. Dalam sambutannya, Ibnu menyampaikan pentingnya evaluasi atau muhasabah dalam setiap proses kerja dan pelayanan pendidikan madrasah.

Mengutip kitab Al Hikam karya Syaikh Ibnu Athaillah, Ibnu Asaddudin menjelaskan bahwa evaluasi atau muhasabah merupakan proses membersihkan hati dari sifat tercela dengan mengenali aib diri sendiri, bukan sekadar melihat hasil amal.

“Fokus utamanya adalah transformasi batin dan kedekatan kepada Allah SWT,” ujarnya. Lebih lanjut, Ibnu menyampaikan bahwa dalam melakukan evaluasi hendaknya menghadirkan prinsip-prinsip utama evaluasi spiritual, yakni mencari aib sendiri lebih utama, tidak terjebak pada pujian, tidak bersandar pada amal, serta fokus pada proses bukan semata hasil. Menurutnya, nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam pengelolaan pendidikan madrasah, termasuk dalam pengelolaan data dan administrasi digital yang saat ini terus berkembang.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Fauzi, menekankan pentingnya validitas data madrasah. Ia menyampaikan bahwa data siswa yang valid dan akurat menjadi dasar utama dalam berbagai layanan pendidikan, mulai dari pendataan nasional, penerbitan ijazah, hingga berbagai program bantuan pendidikan.

“Operator madrasah memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas data pendidikan madrasah. Karena itu ketelitian dan ketepatan dalam penginputan data harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Fauzi juga mengingatkan agar seluruh madrasah terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam pengelolaan aplikasi EMIS 4.0, RDM, PDUM, maupun E-Ijazah agar seluruh proses administrasi pendidikan berjalan lancar dan tepat waktu.

Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Banyumas, Sabar Munanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh operator madrasah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pengelolaan data pendidikan madrasah. Ia mengatakan bahwa rakor evaluasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, sekaligus meningkatkan kompetensi operator madrasah dalam menghadapi dinamika digitalisasi layanan pendidikan.

“Kegiatan ini bukan hanya evaluasi akhir tahun pelajaran, tetapi juga sarana memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah di Kabupaten Banyumas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan seluruh operator madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Banyumas semakin profesional, teliti, dan responsif dalam mendukung tata kelola pendidikan madrasah yang akuntabel dan berkualitas.