Menjaga Cinta Saat Jarak Memisahkan
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas — Suasana hangat dan penuh keteduhan terasa di Kantor Urusan Agama Jatilawang ketika Muhammad Taubah selaku Penyuluh Agama KUA Jatilawang memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada calon pengantin Rizky Romadhon dan Eka Agustina Untari. Dalam kesempatan tersebut, materi yang disampaikan mengangkat tema yang begitu dekat dengan kehidupan banyak pasangan, yakni tentang “Kesetiaan Hubungan Suami Istri Saat Jarak Memisahkan.” Jumat (29/05)
Dengan bahasa yang lembut dan penuh makna, Muhammad Taubah menjelaskan bahwa dalam kehidupan rumah tangga, tidak semua pasangan selalu dapat hidup berdampingan setiap waktu. Terkadang pekerjaan, keadaan ekonomi, maupun tanggung jawab hidup membuat suami dan istri harus menjalani hubungan jarak jauh. Namun menurut beliau, cinta sejati justru diuji ketika jarak hadir di antara dua hati.
“Jarak mungkin mampu memisahkan raga, tetapi tidak boleh memisahkan doa, kepercayaan, dan kesetiaan,” tutur beliau dengan penuh ketulusan.
Kalimat itu membuat suasana bimbingan terasa begitu menyentuh. Rizky Romadhon dan Eka Agustina Untari tampak menyimak dengan serius, memahami bahwa rumah tangga bukan hanya tentang kebersamaan dalam ruang dan waktu, tetapi tentang kemampuan menjaga hati ketika rindu datang tanpa bisa segera dipeluk.
Muhammad Taubah juga menekankan pentingnya komunikasi yang jujur dan saling menghargai dalam hubungan suami istri. Menurutnya, kesetiaan tidak lahir hanya dari kata-kata manis, melainkan dari komitmen untuk tetap menjaga pasangan meski tidak selalu berada di sisi yang sama.
“Kadang cinta diuji bukan oleh hadirnya orang ketiga, tetapi oleh seberapa kuat dua hati mampu bertahan saat kesepian dan jarak menjadi bagian dari kehidupan,” ungkap beliau.
Nasihat itu membuat suasana menjadi penuh haru. Sebab banyak orang memahami bahwa hubungan yang dipisahkan jarak membutuhkan kesabaran yang lebih besar dan kepercayaan yang lebih kuat.
Bimbingan perkawinan tersebut menjadi bagian dari komitmen KUA Jatilawang dalam membekali calon pengantin dengan nilai-nilai kehidupan yang realistis dan menyentuh sisi batin. Tidak hanya mempersiapkan pasangan untuk hari akad nikah, tetapi juga membimbing mereka agar siap menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga di masa depan.
Bagi Rizky Romadhon dan Eka Agustina Untari, pertemuan itu menjadi bekal yang berharga sebelum memasuki gerbang pernikahan. Di ruangan sederhana itu, mereka belajar bahwa cinta yang sejati bukan hanya tentang kedekatan, tetapi tentang kesanggupan untuk tetap saling menjaga meski jarak memisahkan.
Semoga perjalanan menuju rumah tangga Rizky Romadhon dan Eka Agustina Untari senantiasa dipenuhi keberkahan, dipersatukan oleh kesetiaan, serta menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah hingga akhir hayat.
