KUA Gumelar Gandeng Tim SAFAC Kemenag Banyumas Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – KUA Gumelar secara resmi menerima kunjungan Tim SAFAC (Satria Falak Community) dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Kehadiran tim ahli ini merupakan bagian dari program intensif kalibrasi arah kiblat yang sedang digencarkan di wilayah Kabupaten Banyumas guna memberikan jaminan akurasi bagi tempat ibadah umat Islam. Rabu (07/01/26)

Tim SAFAC sendiri merupakan komunitas ahli falak di bawah naungan Bimas Islam Kemenag Banyumas. Mereka memiliki tugas krusial dalam memverifikasi dan menentukan arah kiblat yang presisi untuk masjid, mushola, hingga tanah wakaf yang diproyeksikan sebagai lokasi pembangunan tempat ibadah di masa depan.

Dalam program ini, KUA Gumelar bertindak sebagai jembatan utama antara tim ahli dengan masyarakat atau takmir masjid di wilayah setempat.

Dalam pelaksanaan koordinasi tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus perhatian guna memastikan keberhasilan program kalibrasi. Pertama, dilakukan pendataan objek strategis, di mana KUA melakukan identifikasi menyeluruh terhadap masjid maupun mushola di penjuru desa di Kecamatan Gumelar yang memerlukan verifikasi ulang arah kiblat. Langkah ini diikuti dengan sinkronisasi jadwal lapangan yang diatur sedemikian rupa agar proses pengukuran oleh tim SAFAC dapat disaksikan langsung oleh tokoh agama dan pengurus takmir demi menjaga transparansi. Terakhir, KUA dan tim ahli memberikan edukasi serta sosialisasi kepada jamaah untuk memberikan pemahaman bahwa perubahan derajat pada hasil kalibrasi tidak mengharuskan pembongkaran bangunan fisik, melainkan cukup dengan melakukan penyesuaian arah shaf salat di dalam masjid.

Kepala KUA Gumelar menyatakan bahwa kerja sama ini sangat penting untuk memberikan rasa tenang dan kepastian hukum bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah salat.

"Kehadiran Tim SAFAC dengan peralatan modern dan keahlian di bidang falak sangat membantu kami. Ini adalah bentuk pelayanan Kemenag dalam aspek teknis keagamaan, agar arah kiblat benar-benar akurat sesuai dengan kaidah astronomi dan syariat," ungkapnya.

Melalui program ini, diharapkan seluruh tempat ibadah di Kecamatan Gumelar memiliki standar arah kiblat yang valid dan tervalidasi secara resmi oleh Kementerian Agama. (adl)