KUA Pekuncen Gelar Tasyakuran HAB Kemenag ke-80, Wujud Syukur dan Komitmen Pelayanan Umat
Oleh HUMAS
Banyumas — Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, KUA Pekuncen melaksanakan tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80. Kegiatan tasyakuran ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan umat beragama di Indonesia. Selasa (06/01/26)
Acara tasyakuran yang berlangsung di lingkungan KUA Pekuncen tersebut diikuti oleh seluruh staf KUA Pekuncen, para Penghulu, serta Penyuluh Agama Islam. Momentum peringatan HAB ke-80 ini dimaknai bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan sebagai ajang refleksi bersama atas pengabdian, dedikasi, dan tanggung jawab yang telah diemban oleh jajaran Kementerian Agama, khususnya di tingkat kecamatan.
Rangkaian kegiatan tasyakuran ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng yang sarat makna filosofis. Tumpeng melambangkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan pencapaian yang telah diraih, sekaligus doa dan harapan agar Kementerian Agama senantiasa diberikan keberkahan, kekuatan, serta kemampuan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemotongan tumpeng dilakukan secara simbolis dan disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir, mencerminkan kebersamaan dan soliditas antarpegawai.
Dalam suasana yang sederhana namun penuh kehangatan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguat semangat kebersamaan antar unsur di KUA Pekuncen. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti acara hingga selesai, dengan harapan semangat Hari Amal Bakti dapat menjadi energi positif dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
Peringatan HAB Kemenag ke-80 tahun ini menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran KUA Pekuncen untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan prima kepada masyarakat. Sebagai garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan, KUA memiliki peran strategis dalam memberikan layanan keagamaan, pencatatan pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, serta penyuluhan keagamaan yang moderat dan menyejukkan.
Melalui tasyakuran ini, KUA Pekuncen meneguhkan kembali komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi, sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-80, demi terwujudnya pelayanan yang semakin berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kepentingan umat serta masyarakat luas.
