KUA Sumbang Amankan Arsip Wakaf melalui Penyimpanan Digital di Google Drive

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas - Dalam upaya meningkatkan tertib administrasi dan keamanan data, KUA Sumbang melakukan langkah inovatif dengan mengamankan arsip wakaf melalui penyimpanan digital berbasis Google Drive. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pelayanan yang lebih modern, efektif, dan antisipatif terhadap risiko kehilangan dokumen fisik. Rabu (04/02)

Arsip wakaf yang selama ini tersimpan dalam bentuk berkas kertas kini secara bertahap dipindai (scan) dan disimpan dalam folder digital terstruktur. Dokumen seperti Akta Ikrar Wakaf (AIW), data wakif, nadzir, serta dokumen pendukung lainnya diarsipkan secara sistematis sehingga mudah diakses saat dibutuhkan untuk pelayanan maupun verifikasi data.

Aji Wahyono selaku staf pengelola layanan operasional Kecamatan Sumbang menyampaikan bahwa digitalisasi arsip wakaf bertujuan menjaga keutuhan dokumen penting umat. “Arsip wakaf memiliki nilai hukum dan manfaat jangka panjang. Dengan penyimpanan digital, data lebih aman dari risiko kerusakan, kehilangan, maupun bencana,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, sistem ini juga mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Ketika ada kebutuhan pengecekan data atau permohonan informasi terkait tanah wakaf, petugas dapat segera menelusuri dokumen tanpa harus membuka berkas fisik satu per satu.

Upaya ini juga menjadi bagian dari adaptasi KUA Sumbang terhadap perkembangan teknologi informasi di bidang administrasi keagamaan. Digitalisasi arsip wakaf diharapkan mampu mendukung pengelolaan data yang lebih transparan, rapi, dan berkelanjutan.

Dengan langkah ini, KUA Sumbang menunjukkan komitmennya dalam menjaga amanah umat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi demi kemaslahatan bersama.