KUA Wangon Tanamkan Nilai Kedamaian As-Salam dalam Sikap dan Pelayanan Publik
Oleh KUA Wangon
Banyumas -- Usai melaksanakan Nadzoman Asmaul Husna di Mushola Al Fairuz, lingkungan KUA Wangon, para pegawai melanjutkan kegiatan dengan penyampaian tausiyah singkat. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menjelaskan makna salah satu Asmaul Husna, yaitu As-Salam, yang berarti Allah SWT Maha Memberi Keselamatan dan kedamaian. Senin (07/09)
Dalam penyampaiannya, Zainur menerangkan bahwa As-Salam mengandung pesan agar setiap muslim senantiasa menghadirkan kedamaian dalam kehidupan. “As-Salam mengingatkan kita bahwa Allah adalah sumber keselamatan dan kedamaian. Karena itu, kita juga harus berusaha menjadi pribadi yang mampu memberikan rasa aman, ketenteraman, dan kedamaian kepada orang lain,” jelasnya.
Zainur juga mengajak para pegawai untuk mengamalkan nilai As-Salam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Sikap ramah, santun, tidak mudah marah, serta mampu menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin merupakan bentuk nyata dari upaya menghadirkan kedamaian dalam lingkungan kerja maupun masyarakat.
Murti menyampaikan bahwa kegiatan Nadzoman Asmaul Husna yang dilanjutkan dengan penjelasan makna setiap nama Allah memberikan manfaat bagi para pegawai. “Bukan hanya membaca dan menghafalkan Asmaul Husna, tetapi kita juga perlu memahami maknanya dan berusaha mengamalkannya. As-Salam mengajarkan kita untuk menciptakan suasana kerja yang damai, nyaman, dan penuh kebersamaan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan keagamaan di KUA Wangon yang diharapkan dapat memperkuat spiritualitas sekaligus membangun karakter para pegawai. Melalui Nadzoman Asmaul Husna dan kajian singkatnya, nilai-nilai luhur Asmaul Husna diharapkan semakin tertanam dan tercermin dalam sikap serta pelayanan kepada masyarakat.(srf)
