Kunjungan Wali Santri Asrama Perkuat Sinergi Pendidikan Berbasis Boarding

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

Purwokerto (Humas)  MIN 1 Banyumas kembali ramai dengan kegiatan kunjungan puluhan wali santri dari berbagai daerah di wilayah Banyumas. ke asrama sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara madrasah, pengasuh asrama, dan orang tua dalam membangun sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan asrama MIN 1 Banyumas. Rabu (10/12)

Kedatangan para wali santri ini disambut  oleh jajaran pimpinan madrasah, pembina asrama, serta pengurus asrama. Suasana penuh kehangatan tampak mewarnai pertemuan yang sarat dengan nilai emosional dan spiritual antara orang tua dan putra-putri mereka.

Kepala MIN 1 Banyumas Mahruri menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mewujudkan sistem pendidikan yang transparan, akuntabel, dan terbuka kepada para wali santri.

“Kami ingin membangun kepercayaan yang utuh antara madrasah dan orang tua, asrama bukan sekedar tempat tinggal, tetapi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi para santri,” tegasnya.

" Para wali santri diberi waktu untuk  mengunjungi langsung putra-putrinya, dimana mereka dapat berdialog langsung dengan pembina asrama terkait pola pembinaan, program tahfidz, pembiasaan ibadah, serta disiplin keseharian santri. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang kunjungan, tetapi juga sebagai sarana menyatukan visi antara keluarga dan madrasah dalam mendidik generasi masa depan. Nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi fondasi utama dalam setiap program keasramaan.  Momen ini menjadi gambaran nyata harmoni antara lembaga dan orang tua dalam mengawal tumbuh kembang generasi Qurani. " tegasnya lebih lanjut.

Salah satu agenda utama kegiatan ini adalah forum dialog terbuka antara wali santri dan pengelola asrama. Dalam sesi tersebut, para wali menyampaikan berbagai masukan, harapan, serta apresiasi terhadap perkembangan anak-anak mereka selama tinggal di asrama.

Perkembangan positif bagi santri selama mondok juga terlihat jelas, hal ini membuat orang tua  bangga melihat perubahan sikap dan kemandirian anak-anak mereka. “Anak saya sekarang lebih disiplin, mandiri, dan terbiasa mengatur waktunya. Ini yang tidak kami rasakan sebelumnya,” ungkap Sofia salah satu wali santri.

Pembina asrama juga menegaskan bahwa keterlibatan orang tua merupakan bagian penting dari keberhasilan pendidikan berbasis boarding. Menurutnya, komunikasi yang intens antara orang tua dan madrasah akan mempercepat proses pembinaan karakter santri. Melalui kegiatan ini, MIN 1 Banyumas berharap terbangun kemitraan yang semakin kuat dan berkelanjutan demi mencetak generasi yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam akhlak, dan matang secara spiritual.(yud)