Lingkungan sebagai Medan Dakwah: Penyuluh Kemenag Banyumas Aktif Bina TPQ dan Majelis Taklim di Cilongok
Banyumas – Seorang penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas meyakini bahwa lingkungan menjadi bagian penting dari ruang dakwah mereka. Keyakinan ini diungkapkan oleh Sudiro, Penyuluh Agama Islam Muda Kecamatan Pekuncen, yang aktif membina komunitas di wilayah kerjanya.
Sudiro membuktikan ucapannya dengan secara rutin mengasuh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) atau Pengajian Anak di Mushola Al Huda, RT 05 RW 02 Karanglo, Cilongok.
Kegiatan bimbingan pengajian anak tersebut berlangsung setiap hari Senin hingga Kamis, pukul 16.30 hingga 17.30 WIB. Pengajian ini diikuti oleh sekitar 30 santri yang didominasi oleh anak-anak usia 6 hingga 12 tahun.
Bersama Ustadzah Siti Sholikhah, Sudiro memberikan materi berupa Bimbingan Baca Qur’an, hafalan doa-doa penting, praktik ibadah, dan materi keagamaan dasar lainnya.
Meskipun menghadapi kendala—di mana sebagian besar anak yang sudah menginjak jenjang Sekolah Lanjutan Pertama (SMP/MTs) cenderung tidak lagi mengaji—Sudiro tetap fokus dan berkomitmen tinggi untuk membina sebagian kecil santri yang tetap istiqamah mengaji.
Selain membina TPQ yang berfungsi sebagai bina lingkungan, Ustaz Sudiro juga aktif mengelola Majelis Taklim yang tersebar di berbagai masjid dan mushola di Desa Karanglo.
"Lingkungan menjadi bagian dakwah seorang penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas," ujar Sudiro.
Melalui sinergi antara pembinaan generasi muda di TPQ dan penguatan pemahaman keagamaan pada Majelis Taklim dewasa, kegiatan ini menunjukkan komitmen Penyuluh Kemenag dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang agamis dan berakhlak mulia. (dir/del)
