MA Al Falah Jatilawang Tanamkan Nilai Madrasah, Toleransi, dan Karakter Murid Baru
Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
Jatilawang – Memasuki hari kedua Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) 2026, MA Al Falah Jatilawang menghadirkan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter, penanaman nilai-nilai kemadrasahan, serta pembentukan sikap toleransi dan adab bagi murid baru. Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang dengan menghadirkan guru serta pengurus OSIS sebagai narasumber dan pendamping. Selasa (14/07)
Kegiatan diawali dengan pembiasaan pagi yang dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Duha berjamaah sebagai upaya membangun karakter religius dan membiasakan murid memulai aktivitas dengan ibadah.
Selanjutnya, Ulfah menyampaikan materi mengenai Nilai-nilai Kemadrasahan yang meliputi pembentukan akhlakul karimah, budaya madrasah, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (Panca Cinta). Pada sesi berikutnya, beliau juga mengajak murid melakukan refleksi bersama mengenai pentingnya penguatan karakter dan penyampaian pesan-pesan moral sebagai bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan madrasah.
Murid mengikuti kegiatan kelompok bertema nasionalisme dan semangat kebangsaan yang dipandu oleh Edi Antoro bersama pengurus OSIS. Melalui diskusi dan kerja kelompok, murid diajak memahami pentingnya mencintai tanah air, menjaga persatuan, serta menghargai keberagaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Materi berikutnya disampaikan oleh Juwantono yang mengangkat tema keberagaman budaya, agama, serta pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati. Dalam sesi ini, murid berdiskusi mengenai berbagai bentuk perbedaan yang ada di masyarakat serta cara menyikapinya dengan bijaksana sesuai nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Suasana semakin hidup ketika murid mengikuti bermain peran (Role Play) bertema adab dan akhlak yang dipandu oleh Tri Krisdiani Melalui simulasi tersebut, murid mempraktikkan etika kepada guru, teman, serta tata krama dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah sehingga materi yang telah diperoleh dapat diterapkan secara nyata.
Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan pengumuman kelompok terbaik, doa bersama, serta penutupan kegiatan yang dipimpin oleh Muh. Ripai Penghargaan kepada kelompok terbaik diharapkan dapat memotivasi seluruh murid untuk terus aktif, disiplin, dan bekerja sama selama mengikuti MATAMUDA.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, Amir Mahmud, menyampaikan bahwa hari kedua MATAMUDA dirancang untuk membangun fondasi karakter murid sejak awal memasuki madrasah.
"Hari kedua MATAMUDA kami fokuskan pada penanaman nilai-nilai kemadrasahan, penguatan akhlak, toleransi, serta semangat kebangsaan. Kami berharap seluruh murid baru tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang religius, santun, menghargai perbedaan, dan mampu menjadi generasi yang membawa kebaikan di tengah masyarakat. Nilai-nilai inilah yang menjadi ciri khas pendidikan di MA Al Falah Jatilawang,"* ujar H. Amir Mahmud.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MATAMUDA 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi murid baru untuk mengenal budaya madrasah, membangun kedisiplinan, serta menumbuhkan karakter yang berlandaskan akhlakul karimah, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan.
