Macet Panjang Akibat Pengecoran Jalan Tambak–Gombong, Banyak Catin Pilih Nikah Bedolan

Oleh KUA Tambak
SHARE

Tambak – Kemacetan panjang yang kerap terjadi di sepanjang Jalan Raya Tambak–Gombong akibat proyek pengecoran jalan yang berlangsung lama mulai berdampak pada pelayanan pernikahan. Banyak pasangan calon pengantin (catin) di wilayah Tambak akhirnya memutuskan untuk melangsungkan prosesi akad nikah di rumah atau secara bedolan ketimbang datang langsung ke kantor KUA. Jumat (24/07)

Langkah ini diambil warga untuk mengantisipasi keterlambatan akibat terjebak kemacetan di jalur utama tersebut. Dengan memilih akad nikah di rumah, rombongan pengantin maupun pihak keluarga tidak perlu khawatir menghadapi durasi perjalanan yang tidak menentu menuju Kantor Urusan Agama (KUA) Tambak.

Perubahan tren lokasi pernikahan ini pun disikapi dengan sigap oleh pihak KUA Tambak. Petugas penghulu tetap siap melayani dan mendatangi lokasi kediaman mempelai (bedolan) agar prosesi sakral pernikahan tetap berjalan lancar dan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Pengecoran jalan memang memicu antrean kendaraan yang cukup panjang di jalur Tambak–Gombong. Agar acara bahagia tidak terganggu jam operasional atau hambatan lalu lintas, mayoritas catin memilih opsi nikah bedolan di rumah masing-masing. Kami dari KUA tentu siap menyesuaikan demi kelancaran pelayanan kepada masyarakat," ungkap salah satu petugas KUA Tambak.

Meskipun harus menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan mobilitas petugas di lapangan, pihak KUA Tambak memastikan bahwa kualitas pelayanan, keabsahan administrasi, serta kekhidmatan prosesi akad nikah warga tetap menjadi prioritas utama.