Mantapkan Niat Jadi Kunci, Penyuluh KUA Somagede Beri Pembekalan Khusus bagi Catin

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Membangun rumah tangga bukan sekadar urusan administrasi dan pesta pora, melainkan sebuah perjalanan ibadah panjang. Hal inilah yang ditekankan oleh Penyuluh Agama Islam PPPK Somagede, Nuryati, saat memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Aula Balai Nikah KUA Somagede. Kamis (05/02/26).

Dalam sesi bimbingan tersebut, Nuryati membekali pasangan calon pengantin (catin), Rudi Suhendro dan Maria Kumala Indah, yang dijadwalkan akan melangsungkan prosesi ijab kabul pada 30 Maret 2026 mendatang.

Nuryati menegaskan bahwa persiapan mental dan spiritual jauh lebih penting daripada persiapan fisik semata. Ia berpesan agar kedua calon mempelai benar-benar memantapkan niat sebelum hari bahagia itu tiba.

"Pernikahan harus diniati sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT dan upaya mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Jika fondasi niatnya sudah karena ibadah, insyaAllah rintangan dalam rumah tangga akan lebih mudah dilalui," ujar Nuryati di hadapan kedua catin.

Suasana di Aula Balai Nikah tampak khidmat. Rudi dan Maria terlihat menyimak dengan seksama setiap materi yang disampaikan. Sesekali terjadi dialog interaktif yang menunjukkan keseriusan pasangan ini dalam menyongsong hari besar mereka.

Menurut Nuryati, bimbingan ini merupakan bagian dari komitmen KUA Somagede untuk menekan angka perceraian dengan cara memberikan edukasi dini mengenai hak, kewajiban, serta manajemen konflik dalam keluarga.

Dengan sisa waktu sekitar satu bulan sebelum hari pelaksanaan, bimbingan ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi Rudi dan Maria. Melalui pemahaman agama yang kuat, diharapkan pasangan ini tidak hanya sah secara hukum negara dan agama, tetapi juga siap secara batiniah. (Nur¥)