Melangkah Menuju Kehidupan Baru
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas – Setiap pernikahan selalu menghadirkan kisah yang tak pernah sama. Ada doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh harap, ada air mata kebahagiaan yang jatuh tanpa mampu dibendung, dan ada cinta yang akhirnya menemukan pelabuhannya. Suasana itulah yang menyelimuti prosesi pencatatan nikah dan ijab qabul pasangan Ozzi Maulana dan Septiyawati yang berlangsung khidmat di Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang. Senin (15/06)
Prosesi akad nikah yang dipimpin oleh Iskandar Zulkarnain, Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang, berlangsung dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan. Di hadapan para saksi, keluarga, dan kerabat yang hadir, janji suci terucap dengan mantap, menandai bersatunya dua hati dalam ikatan yang diridhai Allah Swt.
Momen sakral tersebut seakan menghentikan sejenak hiruk-pikuk kehidupan. Senyum bahagia terpancar dari wajah kedua mempelai, sementara mata para orang tua dan keluarga tampak berkaca-kaca menyaksikan buah hati yang selama ini mereka besarkan dengan penuh kasih sayang akhirnya melangkah menuju kehidupan baru.
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar Zulkarnain menyampaikan nasihat perkawinan kepada kedua mempelai agar senantiasa menjadikan cinta, kesetiaan, dan ketakwaan sebagai pondasi dalam membangun rumah tangga. Menurutnya, pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, melainkan juga menyatukan harapan, doa, dan amanah untuk saling menjaga hingga akhir hayat.
"Rumah tangga yang bahagia bukanlah rumah tangga yang tanpa masalah, tetapi rumah tangga yang selalu menghadirkan kasih sayang, musyawarah, dan kesabaran dalam setiap ujian kehidupan," tuturnya.
Pencatatan nikah yang dilaksanakan oleh KUA Jatilawang tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kepastian hukum bagi pasangan suami istri, sekaligus menjadi wujud pelayanan negara dalam menjaga kemuliaan institusi keluarga sebagai fondasi masyarakat.
Di Desa Tunjung pada hari yang penuh keberkahan itu, langit seakan turut menjadi saksi atas bersatunya dua hati yang dipertemukan oleh takdir. Tidak ada yang lebih membahagiakan bagi seorang ayah dan ibu selain menyaksikan putra-putri mereka mengucapkan akad yang suci, memulai perjalanan baru dengan membawa bekal doa yang tak pernah putus dari kedua orang tuanya.
Sesungguhnya, cinta yang paling indah bukanlah yang lahir dari gemerlap dunia, melainkan cinta yang tumbuh dalam kesederhanaan, dijaga dengan kesabaran, dan disempurnakan oleh akad yang diberkahi oleh Allah Swt.
Kini, langkah baru telah dimulai bagi Ozzi Maulana dan Septiyawati. Bersama-sama mereka akan meniti hari, merajut impian, serta saling menguatkan dalam suka dan duka, dengan harapan dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Semoga rumah tangga yang mereka bangun menjadi taman yang dipenuhi cinta dan keberkahan, serta menjadi tempat pulang yang paling menenangkan bagi satu sama lain.
"Pada akhirnya, yang membuat orang tua meneteskan air mata bukanlah karena kehilangan anak-anaknya, melainkan karena mereka melihat doa-doa yang selama ini dipanjatkan dalam sepertiga malam akhirnya dijawab oleh Allah dengan kebahagiaan yang nyata."
