HUT RI #81

Membandingkan Kemampuan Pasangan dengan Orang Lain Dapat Melukai Perasaan dan Perlahan Mengikis Keharmonisan Rumah Tangga

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
06 Nov 2026
16x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 06-11-2026 14:48
SHARE

Jatilawang – Ulul Albab, Penghulu KUA Jatilawang, memberikan bimbingan perkawinan kepada pasangan pengantin Supriyanto dan Respiyati dengan materi pentingnya menghindari kebiasaan membandingkan pasangan dengan orang lain. Jumat (06/11)

Dalam bimbingannya, Ulul Albab menjelaskan bahwa membandingkan fisik, penghasilan, perhatian, maupun kemampuan pasangan dengan orang lain dapat melukai perasaan dan perlahan mengikis keharmonisan rumah tangga. Kebiasaan tersebut juga berpotensi menumbuhkan rasa rendah diri, kecemburuan, serta ketidakpuasan dalam hubungan.

Ia mengingatkan bahwa setiap pasangan memiliki kelebihan, kekurangan, dan perjalanan hidup yang berbeda. Rumah tangga bukanlah ruang perlombaan untuk menandingi kehidupan orang lain, melainkan tempat dua insan belajar menerima, menghargai, dan saling menguatkan. Cinta sejati tumbuh bukan dari tuntutan untuk menjadi seperti orang lain, tetapi dari kesediaan menerima pasangan dengan segala keunikannya.

Melalui bimbingan tersebut, Supriyanto dan Respiati diajak membangun rumah tangga dengan komunikasi yang sehat, rasa syukur, dan penghargaan terhadap satu sama lain. Sebab, kebahagiaan pernikahan tidak ditemukan dengan membandingkan pasangan dengan orang lain, melainkan dengan merawat apa yang dimiliki dan terus bertumbuh bersama dalam kasih sayang.