Membangun Generasi Qurani dengan Program BTA di MI Miftahul Huda Selandaka
Buta huruf Al-Qur'an merupakan tantangan yang harus diatasi sejak dini. Dalam upaya mengenalkan, menumbuhkan cinta terhadap Al-Qur'an, dan secara aktif memberantas buta huruf Al-Qur'an sedini mungkin, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh, Laeli Najihah, menggagas dan melaksanakan sebuah program unggulan yaitu Baca Tulis Al-Qur'an (BTA). Kamis (05/11)
Program ini secara khusus menyasar siswa-siswi kelas 4 dan 5 di MI Miftahul Huda Selandaka. Melalui kegiatan BTA, para siswa diajak untuk menyelami dan memahami dasar-dasar membaca dan menulis Al-Qur'an dengan metode yang menyenangkan dan mudah dicerna.
Inisiatif mulia ini tidak hanya bertujuan agar siswa mampu membaca dan menulis huruf-huruf Arab, tetapi yang terpenting adalah menanamkan pondasi kecintaan yang kuat kepada kitab suci umat Islam.
Dengan bekal keterampilan membaca Al-Qur'an yang baik sejak usia sekolah dasar, diharapkan akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan spiritualitas yang terbimbing oleh nilai-nilai Al-Qur'an. Program BTA ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Sumpiuh dalam menciptakan masyarakat yang melek Al-Qur'an.
