Meneladani Nabi dalam Rangka Memperingati Mauilid Nabi Muhammad SAW

Oleh MAN 3 Banyumas
SHARE

Banyumas (Humas) - MAN 3 Banyumas menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H pada hari Sabtu (6/9/2025) diikuti oleh seluruh civitas akademik MAN 3 Banyumas. Kegiatan ini diawali dengan solat dhuha berjama’ah, pembacaan asmaul khusna, menyanyikan lagu Indonesia Raya, khotmil Qur'an, pembacaan maulid diba’i dan pengajian di aula madrasah.

Dalam suasana yang penuh khidmat dan suka cita, momen istimewa ini menjadi pengingat bagi kita semua, khususnya di dunia pendidikan, untuk senantiasa meneladani akhlak mulia dan kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan terbaik sepanjang masa. Semoga semangat Maulid Nabi tahun ini dapat terus menginspirasi seluruh insan pendidikan untuk menjadi pribadi yang berintegritas, berakhlak karimah, serta menjadi penebar rahmat dan kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

Solikhin selaku kepala madrasah menegaskan bahwa “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M menjadi momentum memperkuat mutu, kualitas, prestasi, sekaligus menanamkan akhlak mulia kepada peserta didik MAN 3 Banyumas” ujar beliau dalam sambutannya.

Melalui peringatan ini, kita diingatkan kembali akan nilai-nilai mulia yang beliau ajarkan, seperti kepedulian, kesabaran, kejujuran, serta semangat untuk menebar kebaikan. Nilai-nilai tersebut relevan untuk terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam upaya menjaga kesehatan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semoga dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita senantiasa diberi kekuatan untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan penuh keberkahan.

Acara utama Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan ceramah yang disampaikan oleh Ustad Hasyim Asyari dengan tema "Meneladani Akhlak Nabi untuk Kedamaian Hati". Beliau menyampaikan dalam ceramahnya bahwa Allah sangat kagum dengan pemuda-pemuda yang tidak cenderung pada maksiat. Nabi Muhammad adalah manusia yang terpuji karena memang sudah terpuji, bukan seperti manusia lain yang ingin dipuji atau terkenal dengan melakukan segala cara. Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang keren dan genteng terbukti dengan banyak yang memakai nama beliau. Hasyim Asyari berpesan agar siswa berperilaku yang wajar seperti tidak berdandan berlebihan adalah salah satu contoh meneladani sifat nabi.

Kegiatan Maulid diakhiri dengan do’a bersama.