Moderasi Beragama Menuju Indonesia Jaya, Penyuluh Agama Islam Ajak Warga Purwojati Perkuat Kerukunan
Banyumas, Rabu (21 Oktober 2026) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwojati, Rasim Abdul Aziz, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada warga RT 003 RW 001 Desa Purwojati. Kegiatan ini mengangkat tema “Moderasi Beragama Menuju Indonesia Jaya” sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman.
Dalam penyampaiannya, Rasim menjelaskan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang dan sikap beragama yang seimbang, adil, serta tidak berlebihan. Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap ajaran agama, melainkan mengamalkannya dengan tetap menghormati hak orang lain dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan bermasyarakat.
Rasim menekankan bahwa sikap toleransi, menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menjunjung tinggi komitmen kebangsaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kehidupan yang damai. Masyarakat diharapkan mampu menyikapi perbedaan pendapat maupun latar belakang dengan bijaksana, tanpa mengorbankan nilai-nilai agama dan persaudaraan.
Lebih lanjut, ia mengajak warga untuk menerapkan nilai moderasi beragama mulai dari lingkungan keluarga, tetangga, hingga kehidupan sosial yang lebih luas. Sikap saling menghormati, bergotong royong, membantu sesama, dan menghindari penyebaran informasi yang memecah belah merupakan langkah nyata untuk memperkuat persatuan bangsa.
Melalui kegiatan Bimluh ini, warga RT 003 RW 001 Desa Purwojati diharapkan semakin memahami pentingnya moderasi beragama dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terpeliharanya kerukunan dan persatuan, masyarakat dapat berkontribusi dalam membangun Indonesia yang damai, maju, dan jaya. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Purwojati dalam mewujudkan kehidupan keagamaan yang harmonis dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
