HUT RI #81

MTsN 2 Banyumas Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal Riset (OMI RISET) 2026 untuk Cetak Generasi Peneliti Muda

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas – MTsN 2 Banyumas menggelar kegiatan Pelatihan Penyusunan Proposal Riset (OMI RISET) Tahun 2026 di Ruang Rapat madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh 38 siswa-siswi pilihan dari kelas Program Khusus (PK) dan kelas reguler yang siap melangkah ke dunia penelitian, serta didampingi oleh seluruh tim guru pembimbing OMI RISET Tahun 2026. Mendatangkan pemateri Akrom Julian Lebar Pratama, (Mahasiswa S-2 Bidang Fisika Material dari Universitas Jenderal Soedirman). Rabu (26/08)

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Tata Usaha,Taufik, Waka Kesiswaan Tri Hidayat, serta Waka Kurikulum sekaligus ketua panitia kegiatan, Sri Indriyati, Waka Sarpras, Romlan, dan semua guru pembimbing OMI RISET Tahun 2026.

Dalam sambutannya Atik Restusari, memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat riset para murid-murid peserta pelatihan. "Pelatihan ini merupakan langkah strategis madrasah untuk menumbuhkan budaya berpikir kritis dan inovatif sejak dini. Kami berharap melalui OMI RISET 2026, lahir karya-karya ilmiah berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," ujar Atik Restusari., dalam sambutannya.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Waka Kurikulum, Sri Indriyati, menyampaiakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai metodologi penelitian hingga penyusunan gagasan riset yang solutif. "Kami menyaring 38 murid terbaik dari kelas PK dan reguler yang memiliki motivasi tinggi dalam dunia riset. Target utama kami adalah setiap peserta mampu menghasilkan draft proposal riset yang matang dan siap diuji," terang Sri Indriyati.

Dukungan terhadap semangat para peserta juga disampaikan oleh Waka Kesiswaan, Tri Hidayat. Ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara capaian akademik dan keaktifan berorganisasi serta berinovasi.
"Kegiatan riset ini menjadi wadah pembentukan karakter pantang menyerah dan berfikir analitis bagi siswa. Kesiswaan siap memfasilitasi kebutuhan para peneliti muda ini agar mampu berprestasi maksimal," tegas Tri Hidayat.

Materi inti pelatihan disajikan langsung oleh narasumber OMI RISET, Akrom, Julian Lebar Pratama, yang membimbing peserta dalam merumuskan ide riset bereputasi serta sistematika penulisan proposal yang benar. "Kunci utama dari proposal riset yang baik terletak pada kejelian melihat permasalahan di sekitar dan menawarkan solusi ilmiah yang realistis. Jangan takut berinovasi, karena setiap karya besar selalu dimulai dari rasa ingin tahu yang dikelola dengan metode yang tepat," terang Akrom, saat memberikan pemaparan materi.

Melalui pelatihan ini, MTsN 2 Banyumas berkomitmen terus mendampingi para murid hingga tahap penyelesaian proposal dan tahap kompetisi riset tahun 2026.(Ning/twm)