HUT RI #81

MTsN 2 Banyumas Terapkan Kurikulum Cinta dan Deep Learning Melalui Pembelajaran Outdoor

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas – Suasana belajar di MTs Negeri 2 Banyumas berbeda dari biasanya. Puluhan siswa antusias mengikuti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang digelar di luar ruangan (outdoor). Langkah ini merupakan wujud nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang kini diintegrasikan ke dalam seluruh mata pelajaran di MTsN 2 Banyumas, Rabu, (19/08).

Melalui pendekatan ini, halaman madrasah, taman, hingga area terbuka dimanfaatkan sebagai ruang kelas alternatif. Murid diajak untuk memahami materi secara lebih kontekstual, interaktif, dan tanpa tekanan, sehingga suasana belajar terasa hangat dan menyenangkan.

Saat mendampingi murid belajar bahasa asing di taman madrasah, guru mata pelajaran Bahasa Arab, Rastri Izzah Nastiti, mengungkapkan keberhasilan metode ini dalam meningkatkan motivasi belajar murid-murid.

"Pembelajaran outdoor dengan balutan Kurikulum Cinta ini membuat anak-anak tidak lagi menganggap Bahasa Arab sebagai pelajaran yang menakutkan atau rumit. Ketika mereka belajar dari alam sekitar dengan pendekatan yang penuh kasih sayang, kosa kata baru jauh lebih mudah dipahami dan melekat secara mendalam di ingatan mereka," ujar Rastri.

Program inovatif ini menjadi strategi besar madrasah dalam mereduksi kejenuhan siswa di dalam kelas, sekaligus mempererat hubungan emosional antara guru dan murid. Kepala MTs N 2 Banyumas, Atik Restusari, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa komitmen ini berlaku untuk seluruh mata pelajaran tanpa terkecuali.

"Kami ingin menjadikan MTs N 2 Banyumas sebagai rumah kedua yang penuh cinta bagi semua murid. Dengan memadukan Deep Learning dan Kurikulum Cinta di semua mapel, fokus kami bukan hanya sekadar mentransfer ilmu, tetapi memastikan setiap anak menikmati prosesnya, merasa dicintai, dan mampu memahami esensi pelajaran secara mendalam untuk kehidupan mereka," tegas Atik. 

Inovasi pembelajaran berbasis kasih sayang dan cinta ini dapat mengeksplorasi alam dan lingkungan madrasah atau lingkungan sekitar. Harapannya dapat terus meningkatkan prestasi akademik maupun karakter peserta didik, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya.(Ning/twm)