Pastikan Layanan Sesuai SOP, Seksi Bimas Islam Kemenag Banyumas Gelar Monev di KUA Gumelar
Oleh HUMAS
Banyumas – Guna menjamin mutu pelayanan keagamaan tetap prima dan akuntabel, Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di KUA Gumelar. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sangat krusial dalam memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) berjalan sesuai regulasi. Senin (09/02/26)
Dalam Monev kali ini, tim dari Kemenag Banyumas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap administrasi Nikah dan Rujuk (NR). Fokus utama meliputi validitas data pada aplikasi SIMKAH, kelengkapan berkas fisik, hingga verifikasi setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya kesalahan prosedur yang berpotensi berdampak hukum serta menjamin transparansi biaya nikah di luar kantor guna menghindari pungutan liar.
Aspek pelayanan publik juga menjadi sorotan. Tim penilai mengecek sejauh mana KUA Gumelar melakukan transformasi digital dalam memberikan layanan yang cepat dan transparan kepada masyarakat. Selain itu, kondisi fisik gedung, ruang Balai Nikah, serta sarana prasarana lainnya turut dievaluasi agar tetap representatif dan nyaman bagi warga yang berkunjung.
Terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), tim Monev mengevaluasi laporan kinerja Penyuluh Agama Islam dalam melakukan pembinaan di desa-desa. Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin juga dipastikan berjalan efektif sebagai upaya menekan angka perceraian di wilayah Gumelar.
Salah satu poin penting dalam Monev kali ini adalah tinjauan terhadap aksesibilitas pelayanan. Mengingat kontur geografis wilayah Gumelar yang cukup menantang, tim Monev memberikan perhatian khusus pada bagaimana para penghulu dan petugas lapangan menjalankan tugas di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.
"Monev ini bukan sekadar pemeriksaan, tapi merupakan bentuk penjaminan mutu agar kendala di lapangan, termasuk tantangan geografis di Gumelar, dapat dicarikan solusinya secara bersama-sama," ungkap salah satu tim evaluator.
Melalui kegiatan ini, KUA Gumelar diharapkan dapat terus mempertahankan tertib administrasi serta meningkatkan kualitas layanan keagamaan bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut.
