Pegawai KUA Wangon Rutin Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Setiap Pukul 10.00 WIB
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon menerapkan kebiasaan positif dalam meningkatkan semangat kebangsaan di lingkungan kerja melalui kegiatan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara rutin. Setiap hari kerja, Tepat pukul 10.00 WIB, seluruh pegawai menghentikan sejenak aktivitas pelayanan untuk berdiri tegak dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat. Pembiasaan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga berlandaskan rasa cinta tanah air. Rabu (12/08)
Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran aparatur sipil negara, staf administrasi, hingga warga masyarakat yang sedang berada di ruang pelayanan. Saat nada lagu kebangsaan dikumandangkan melalui pengeras suara kantor, seluruh prosesi pelayanan publik dihentikan sementara secara tertib. Momen singkat ini dimanfaatkan oleh seluruh insan di KUA Wangon untuk merenungkan nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan dedikasi kepada bangsa dan negara di tengah dinamika tugas sehari-hari.
Penerapan tradisi menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 WIB ini merujuk pada imbauan penguatan wawasan kebangsaan di lingkungan instansi pemerintah. Kebijakan ini bertujuan untuk memelihara jiwa nasionalisme, memperkuat kedaulatan NKRI, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas nasional di kalangan pegawai pelayanan publik. Kehadiran kebiasaan ini terbukti mampu memberikan energi positif serta menyegarkan kembali fokus para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan kepada masyarakat.
Masyarakat yang berada di lokasi pelayanan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan kegiatan kebangsaan ini. Sikap hormat dan suasana khidmat yang tercipta di ruang pelayanan memberikan contoh nyata bagaimana nilai-nilai kebangsaan dapat diintegrasikan secara harmonis dalam aktivitas pelayanan publik sehari-hari. Penyesuaian jadwal pelayanan yang terhenti sejenak tersebut juga tidak mengganggu kualitas layanan, melainkan justru menambah nilai estetik dan kekhusyukan di lingkungan kantor.
Melalui konsistensi penyelenggaraan kegiatan ini, KUA Wangon membuktikan komitmennya sebagai instansi keagamaan yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan moderasi beragama. Pembiasaan sederhana namun berdampak mendalam ini diharapkan dapat terus dipelihara sebagai sarana pembentukan karakter pegawai yang berintegritas, berjiwa patriotik, dan siap memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Kecamatan Wangon. (jhr)
