Pembelajaran SAINS IPA di MTs Maarif NU 1 Jatilawang: Proyek Pop Up Book Ekologi Tingkatkan Kreativitas Murid
Oleh MTs Manu 1 Jatilawang
Banyumas – Pembelajaran SAINS IPA di MTs Ma’arif NU 1 Jatilawang berlangsung lebih menarik melalui kegiatan proyek kreatif pembuatan pop up book pada materi Ekologi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep sekaligus mengasah kreativitas murid dalam belajar. Jumat (06/02/26)
Kegiatan pembelajaran IPA ini berupa proyek pembuatan pop up book yang mengangkat materi Ekologi, seperti rantai makanan, hubungan makhluk hidup dengan lingkungan, serta keseimbangan ekosistem. Melalui proyek ini, murid diajak menuangkan ide dan pemahaman mereka dalam bentuk karya visual yang interaktif.
Kegiatan ini diikuti oleh murid MTs Ma’arif NU 1 Jatilawang pada mata pelajaran SAINS IPA dengan bimbingan guru IPA. Para murid bekerja secara individu maupun kelompok untuk merancang dan membuat buku kreatif tersebut.
Proyek dilaksanakan pada kegiatan pembelajaran IPA di semester berjalan, saat materi Ekologi diajarkan di kelas.
Kegiatan berlangsung di lingkungan MTs Ma’arif NU 1 Jatilawang, khususnya di ruang kelas yang disulap menjadi ruang belajar kreatif.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kreativitas murid sekaligus membantu mereka memahami materi Ekologi secara lebih mendalam. Dengan metode pembelajaran berbasis proyek, murid diharapkan lebih aktif, inovatif, dan mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata.
Proses pembuatan pop up book dimulai dari tahap perencanaan konsep, pembuatan desain, hingga penyusunan elemen tiga dimensi pada buku. Murid menggunakan berbagai bahan sederhana seperti kertas warna, gambar, dan tulisan penjelas. Setelah selesai, hasil karya dipresentasikan di depan kelas sehingga tercipta suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, MTs Ma’arif NU 1 Jatilawang terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Diharapkan, metode proyek seperti pop up book dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus mengembangkan potensi siswa di bidang sains dan seni.
2.png)