Pembentukan Paguyuban KUB Purwokerto Barat, Wujud Nyata Moderasi di Tingkat Kecamatan
Oleh HUMAS
Purwokerto - Dalam semangat memperkuat harmoni dan toleransi antarumat beragama, telah dilaksanakan kegiatan Pembentukan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kecamatan Purwokerto Barat. Acara ini diselenggarakan di Aula Kecamatan Purwokerto Barat, dengan melibatkan berbagai tokoh lintas agama dan unsur pemerintah daerah. Kegiatan dihadiri oleh Camat Purwokerto Barat, Kepala KUA Purwokerto Barat Khalim Endri, serta Danramil. Turut hadir pula perwakilan dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, serta para penyuluh agama dan tokoh masyarakat. Jumat (10/10)
Dalam sambutannya, Omar Udaya selaku Camat Purwokerto Barat, mengapresiasi langkah pembentukan paguyuban ini sebagai wadah strategis mempererat kerukunan antarumat beragama di wilayahnya. “Kerukunan adalah kunci menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial. Paguyuban ini diharapkan menjadi forum komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kedamaian masyarakat Purwokerto Barat,” ujarnya.
Sementara itu, dari bapak camat menegaskan bahwa KUB merupakan bagian penting dalam implementasi program Moderasi Beragama yang digagas oleh Kementerian Agama. “Kerukunan harus dipelihara melalui kerja nyata lintas agama. Dengan paguyuban ini, semangat moderasi beragama dapat tumbuh dari tingkat kecamatan hingga ke masyarakat bawah,” jelasnya.
Sementara itu, Danramil, Kapten CBA Putut Pringgo Digdo, menegaskan bahwa pembentukan KUB merupakan bagian penting dari implementasi program Moderasi Beragama yang digagas oleh Kementerian Agama. "Kerukunan harus dipelihara melalui kerja nyata lintas agama, bukan sekadar wacana. Dengan adanya paguyuban ini, semangat moderasi beragama dapat tumbuh subur, mulai dari tingkat kecamatan hingga ke masyarakat bawah," jelas Khalim Endri.
Paguyuban KUB ini dibentuk dengan empat tujuan utama, yakni memperkuat moderasi beragama dan semangat kebangsaan, menjadi forum komunikasi yang efektif antarumat beragama, mendorong kerja sama sosial lintas agama di bidang kemanusiaan dan pembangunan, serta mencegah potensi konflik dan memperkuat toleransi di masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan pemilihan pengurus Paguyuban KUB Kecamatan Purwokerto Barat dan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman. Momentum ini menjadi titik penting bagi masyarakat Purwokerto Barat untuk terus menjaga persatuan dalam perbedaan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. (zs/del)
