Pembiasaan 5S di MTs Negeri 2 Banyumas Terus Diperkuat untuk Tanamkan Karakter Positif Murid
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas (Humas) - MTs Negeri 2 Banyumas terus memperkuat budaya positif melalui pembiasaan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun) yang dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Program ini menjadi salah satu upaya nyata madrasah dalam membangun karakter murid agar lebih berakhlak, ramah, dan menghargai sesama. Kamis (11/12)
Setiap pagi, murid yang datang disambut oleh guru piket dan Kepala Madrasah di pintu gerbang. Mereka dibiasakan memberikan senyum dan salam sebelum memasuki lingkungan madrasah. Suasana hangat tampak terasa ketika guru dan murid saling bertukar sapaan ramah sebagai bagian dari pembiasaan.
Selain itu, guru-guru juga memberikan teladan dengan berinteraksi menggunakan bahasa yang sopan dan menyampaikan arahan dengan santun. Sikap ini secara tidak langsung menjadi contoh bagi murid dalam membangun komunikasi yang baik di lingkungan madrasah.
Kepala MTs Negeri 2 Banyumas, Atik Restusari, menyampaikan bahwa pembiasaan 5S merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter.
"Pembiasaan 5S ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar. Melalui kebiasaan senyum, salam, dan sikap santun, kami ingin membentuk lingkungan madrasah yang ramah dan penuh nilai kebaikan. Karakter harus dibangun dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujar beliau.
Kepala Madrasah menambahkan bahwa pembiasaan 5S menjadi identitas madrasah yang harus dijaga, karena mencerminkan unggah-ungguh dan budaya luhur yang selaras dengan nilai-nilai keislaman.
Murid juga terlihat semakin terbiasa mempraktikkan 5S di berbagai kesempatan, baik saat berpapasan dengan guru, saat memasuki kelas, maupun ketika melaksanakan kegiatan madrasah lainnya. Program ini dinilai efektif membangun suasana belajar yang kondusif dan harmonis.
Dengan terlaksananya pembiasaan 5S secara rutin, MTs Negeri 2 Banyumas berharap seluruh warga madrasah dapat terus meneladani dan menyebarkan budaya positif ini, baik di madrasah maupun di lingkungan masyarat. (Ind/mtsn2)
