Pengawas Madrasah Gelar Rakor dan Penyerahan SK Pembagian Tugas Wilayah Binaan
Oleh HUMAS
Kedungbanteng — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepengawasan, Pengawas Madrasah menggelar Rapat Koordinasi Pengawas Madrasah sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pembagian Tugas Wilayah Binaan Pengawas Madrasah. Kegiatan berlangsung di Saung Mbak Teti, Beji, Kedungbanteng, dan dihadiri oleh seluruh Pengawas Madrasah. Rabu (12/8).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Naufal Iskandar, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, M. Wahyu Fauzi Aziz. Kehadiran keduanya memberikan penguatan sekaligus arahan kepada para pengawas dalam menjalankan tugas pembinaan dan pendampingan terhadap madrasah di wilayah binaan masing-masing.
Dalam rapat koordinasi, para Pengawas Madrasah membahas sejumlah program strategis kepengawasan madrasah, mulai dari penguatan pembinaan satuan pendidikan, peningkatan kualitas pendampingan, monitoring dan evaluasi, hingga penguatan koordinasi antara pengawas dengan madrasah. Pembahasan tersebut diarahkan agar pelaksanaan kepengawasan dapat berjalan lebih terencana, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Dalam arahannya, Pelaksana Tugas Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Naufal Iskandar, menekankan pentingnya peran pengawas sebagai mitra strategis madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Pengawas jangan hanya hadir untuk melakukan monitoring, tetapi harus mampu menjadi mitra dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi madrasah. Kehadiran pengawas harus memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu dan tata kelola madrasah,” pesannya.
Ia juga mendorong seluruh pengawas untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi, baik dengan jajaran internal maupun dengan kepala madrasah dan tenaga pendidik di wilayah binaan. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan humanis akan lebih efektif dalam mendorong madrasah untuk terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, M. Wahyu Fauzi Aziz, dalam pembinaannya mengajak para pengawas untuk menjadikan pembagian wilayah binaan sebagai dasar dalam menyusun pola kerja yang lebih terarah.
“Pembagian wilayah binaan bukan sekadar pembagian tugas, tetapi menjadi pijakan untuk membangun pola pembinaan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kami berharap setiap pengawas dapat memahami karakteristik madrasah di wilayah masing-masing sehingga pembinaan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.
Fauzi juga menekankan pentingnya sinergi antara pengawas dan madrasah. Pengawas diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga mampu memberikan pendampingan, motivasi, dan rekomendasi yang konstruktif bagi kemajuan madrasah.
Selain rapat koordinasi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan SK Pembagian Tugas Wilayah Binaan Pengawas Madrasah. Penyerahan SK tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan tugas pengawas berdasarkan wilayah binaan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya pembagian wilayah yang jelas, diharapkan pelaksanaan tugas kepengawasan dapat semakin efektif, sehingga proses pembinaan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap madrasah dapat dilaksanakan secara optimal.
Rapat koordinasi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, seluruh Pengawas Madrasah diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan tugas secara profesional, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu dan kualitas pendidikan madrasah di wilayah binaan masing-masing.
