Penyerahan Buku Nikah Jadi Momen Haru Usai Prosesi Akad Nikah

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Prosesi akad nikah di Balai Nikah KUA Wangon berlangsung khidmat dan diakhiri dengan momen yang mengharukan, yakni penyerahan buku nikah kepada pasangan pengantin. Momen ini menjadi penanda sahnya ikatan pernikahan secara agama maupun negara, sekaligus menjadi kenangan istimewa bagi kedua mempelai dan keluarga yang hadir. Kamis (06/08)

Setelah ijab kabul selesai dilaksanakan dan dinyatakan sah, penghulu langsung menyerahkan buku nikah kepada pasangan pengantin sebagai bukti resmi bahwa pernikahan mereka telah tercatat secara sah di mata hukum. Suasana haru pun terlihat jelas di wajah kedua mempelai maupun keluarga yang menyaksikan prosesi tersebut.

Husain, penghulu yang memimpin akad nikah tersebut, menyampaikan bahwa penyerahan buku nikah merupakan momen penting yang menandai dimulainya babak baru dalam kehidupan rumah tangga pasangan pengantin. "Buku nikah ini bukan sekadar dokumen administrasi, tapi juga simbol tanggung jawab dan amanah yang harus dijaga oleh kedua mempelai sepanjang hidup mereka," ujar Husain.

Umi, salah satu pengantin yang baru saja menerima buku nikah, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. "Rasanya campur aduk, senang sekaligus terharu. Ini adalah momen yang sudah lama saya nantikan, dan sekarang akhirnya resmi menjadi istri sah," ungkap Umi dengan mata berkaca-kaca.

Momen penyerahan buku nikah ini menjadi penutup yang berkesan dari rangkaian prosesi akad nikah, sekaligus pengingat bagi pasangan pengantin akan tanggung jawab besar yang harus mereka emban dalam membina rumah tangga. KUA Wangon berharap setiap pasangan yang menikah dapat menjaga keutuhan rumah tangga dan menjalankan kehidupan pernikahan sesuai tuntunan agama. (jhr)