Penyuluh Agama Ajibarang Tekankan Menjaga Hati sebagai Pangkal Keselamatan

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Muhammad Zainur Rakhman, menjadi pembicara dalam pengajian rutin Muslimat dan Fatayat Pandansari. Acara ini diselenggarakan oleh pengurus Muslimat sekaligus Fatayat di Masjid Baiturrahmat 2, Grumbul Kedung Meong, Pandansari, Ajibarang. Sabtu (11/10)

Pengajian yang dihadiri oleh lima puluhan Ibu-ibu Muslimat dan Ibu-ibu muda Fatayat tersebut mengangkat tema esensial: Pentingnya Menjaga Hati sebagai Pangkal Keselamatan Manusia.

Mengawali ceramahnya, Zainur menekankan peran fundamental hati dalam kehidupan spiritual. "Hati adalah pangkal keselamatan. Maka penting sekali untuk menjaga hati, bagaimana hati tetap bersih dan menjadi tempat tahta ilahi," terangnya.

Para peserta menyimak dengan khidmat, namun suasana sesekali diwarnai tawa riuh berkat canda interaktif yang disampaikan pembicara. Zainur menyampaikan bahwa sumber utama kesumpekan dalam hati sering kali adalah kecintaan yang berlebihan pada dunia.
"Orang itu biasanya sentimen dan bersaing, kebanyakan adalah tentang urusan dunia. Jarang sekali ada yang sentimen dengan urusan akhirat," jelas Zainur, disusul dengan pertanyaan interaktif: "Ibu-ibu kalau ada tetangga yang cerita, tadi malam habis tahajud 11 raka'at, apakah kita merasa iri dan tersaingi?"

Jawaban serempak "Mboten" (Tidak) dari ibu-ibu diiringi gelak tawa. Namun, ketika disinggung soal urusan dunia seperti pembelian gelang emas, jawaban "Betul!" yang serempak terdengar, membuktikan poin ceramah tersebut. "Itulah, mestinya kita harus membiasakan iri soal urusan akherat, bukan soal dunia," simpul Zainur.

Pengajian yang berlangsung selama kurang lebih satu jam ini menggunakan metode tanya jawab interaktif dengan memasukkan unsur-unsur tasawuf dalam materinya. Para jama'ah merasa marem dan tercerahkan atas materi yang disampaikan.

Ibu Nyai Asiyah, sebagai pengurus dan pengampu majelis, menyampaikan apresiasinya: "Terima kasih atas penyampaian yang luar biasa dari Ustadz Zainur, sangat inspiratif, adem, dan menyejukkan. Semoga kami bisa mengamalkan dengan sebaik-baiknya."

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlangsung secara istiqomah dan memberikan manfaat nyata. Kemenag hadir di tengah-tengah umat, memberikan pelayanan melalui ujung tombaknya, yakni penyuluh agama. Kajian yang bercorak tasawuf sangat diperlukan untuk memperkokoh Moderasi Beragama dan menghadirkan agama sebagai Rahmat bagi seluruh semesta. (mzr/del)