Penyuluh Agama Islam Ikuti Zoom Implementasi Regulasi Kepenyuluhan di Jawa Tengah
Oleh Pokjaluh
Purwokerto — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Barat mengikuti kegiatan Zoom Implementasi Regulasi Kepenyuluhan di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti dari KUA Purwokerto Barat dan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat Bina Penyuluh Agama Islam. Senin (14/09)
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara utama dan narasumber yang kompeten di bidang kepenyuluhan dan pengembangan sumber daya manusia. Di antaranya Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rochmad, serta Rektor Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Salama Gomaa Daud.
Pelaksanaan kegiatan secara daring tersebut menjadi momentum penting bagi para Penyuluh Agama Islam untuk memahami dan mengimplementasikan regulasi kepenyuluhan yang terus berkembang, khususnya dalam meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para penyuluh mendapatkan wawasan mengenai arah kebijakan kepenyuluhan agama Islam, penguatan peran penyuluh di tengah masyarakat, serta pentingnya meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsi kepenyuluhan.
Para Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat mengikuti kegiatan dengan antusias. Selain menyimak materi yang disampaikan para pembicara, peserta juga memperoleh kesempatan untuk memperluas pemahaman mengenai tantangan dan peluang kepenyuluhan di era saat ini.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan bagi Penyuluh Agama Islam dalam melaksanakan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Dengan pemahaman regulasi yang semakin baik, penyuluh diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, adaptif, dan sesuai dengan kebijakan Kementerian Agama.
Keikutsertaan Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan bimbingan keagamaan, sehingga keberadaan penyuluh semakin mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan kehidupan keagamaan yang harmonis. (is)
