Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Selatan dan IPARI Mengikuti Pembinaan, Optimalisasi Media Sosial dan Pembuatan Berita Kegiatan
Oleh HUMAS
Purwokerto - Bertempat di Aula Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyumas, para penyuluh agama Islam KUA Purwokerto Selatan dan anggota IPARI mengikuti pembinaan yang diselenggarakan oleh pengurus IPARI dalam rangka persiapan untuk PAI Award 2026. Jumat (10/10)
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kantor Kemenag Banyumas, Agus Setiawan, memberikan arahan yang tegas dan praktis. Ia menekankan pentingnya publikasi dalam setiap kegiatan kepenyuluhan. "Setiap kegiatan, sekecil apapun, memiliki nilai berita. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kita kepada publik sekaligus jejak digital positif bagi lembaga," papar Agus Setiawan. "Jangan biarkan kerja keras dan inovasi para penyuluh hanya berhenti di laporan internal. Gerak dan kontribusi Anda harus terlihat dan dirasakan oleh masyarakat luas melalui berita yang Anda buat." lanjutnya. (kha/del)
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Edi Sungkowo, memberikan pembinaan dari perspektif kelembagaan dan etika sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Beliau mengingatkan agar dalam setiap publikasi, para penyuluh senantiasa menjaga marwah dan nama baik Kementerian Agama.
"Kita adalah wajah Kemenag di masyarakat. Manfaatkan media sosial dengan baik dan bijak. Sebarkan informasi yang menyejukkan, edukatif, dan inspiratif. Hindari segala bentuk konten yang dapat menimbulkan kontroversi atau mencoreng nama baik lembaga," tegas Edi.
Edi Sungkowo juga menambahkan bahwa optimalisasi media sosial bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan di era digital. "Optimalisasi media sosial sangat penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan. Melalui platform ini, kita bisa menjangkau generasi muda dan menyebarkan pesan-pesan moderasi beragama secara lebih efektif," pungkasnya.
Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam KUA Purwokerto Selatan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengoptimalkan media sosial dan membuat berita kegiatan yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
