Penyuluh Agama Tegaskan Konsep Thoharoh untuk Kesucian Lahir Batin Siswi
Oleh HUMAS
Banyumas – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Ajibarang, Muji Rahayu, kembali melaksanakan pembinaan rutin melalui program keputrian di SMP Negeri 2 Ajibarang. Kegiatan ini mengusung tema penting: “Thoharoh, Menjaga Kesucian Lahir Batin sebagai Seorang Siswi Muslim”. Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat mulai pukul 11.30 hingga 12.15 WIB ini diikuti oleh seluruh siswi kelas 7 SMP Negeri 2 Ajibarang. Jumat (10/10)
Dalam materinya, Muji Rahayu menyampaikan bahwa pemahaman tentang thoharoh (bersuci) tidak hanya terbatas pada tata cara berwudu atau mandi wajib. Lebih dari itu, thoharoh harus diimplementasikan dalam menjaga kebersihan hati dan perilaku sehari-hari sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam secara kaffah.
"Menjaga kesucian adalah fondasi utama ibadah. Seorang siswi muslim tidak hanya dituntut menjaga kebersihan pakaian dan tubuhnya, tetapi juga harus menjaga hatinya dari prasangka buruk dan perilakunya dari hal-hal yang tidak terpuji," tegas Muji Rahayu.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Siswi kelas 7 juga aktif terlibat dalam sesi tanya jawab dan diskusi ringan seputar tata cara menjaga kebersihan diri dan hati di lingkungan sekolah maupun rumah.
Melalui kegiatan keputrian ini, diharapkan para siswi memiliki pemahaman agama yang utuh, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan hati yang suci. (mzr/del)
