Penyuluh Ajak Jamaah MT Nur Hidayah Tukar Amarah dengan Surga

Oleh KUA Somagede
SHARE

Somagede – Suasana khidmat menyelimuti Majlis Taklim Nur Hidayah, Desa Somakaton, saat para jamaah berkumpul untuk menimba ilmu bersama Penyuluh Agama Islam KUA Somagede. Agenda rutin ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan spiritual dan kesehatan mental bagi warga setempat. Rabu (29/04)

Kegiatan diawali dengan sesi bimbingan baca Iqra dan Al-Qur'an yang dilakukan secara individu (privat). Metode ini dipilih agar setiap jamaah mendapatkan perhatian khusus sesuai dengan tingkat kemampuan bacaannya. Dengan penuh kesabaran, Yasaroh membimbing satu per satu jamaah, memastikan makhraj dan tajwid terbaca dengan benar, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan tanpa rasa canggung.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang mengangkat pesan singkat namun sarat makna. Merujuk pada hadis riwayat At-Thabrani, Yasaroh mengupas tuntas kalimat: "Laa taghdhob falakal jannah" (Janganlah kamu marah, maka bagimu surga)

Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa pengendalian diri adalah kunci kebahagiaan di masa tua. Menurutnya, semakin bertambah usia seseorang, seharusnya semakin bijak pula dalam mengelola gejolak emosi.

Yasaroh menjelaskan bahwa menahan amarah bukan sekadar urusan pahala, melainkan kebutuhan nyata bagi kualitas hidup:

  • Kesehatan Fisik & Mental: Secara medis dan psikologis, kemarahan yang tidak terkontrol dapat memicu tekanan darah tinggi dan stres kronis yang merusak sistem imun.

  • Harmoni Sosial: Amarah yang meledak-ledak seringkali menjadi bumerang yang merusak hubungan baik dengan keluarga maupun tetangga.

"Menata hati dan emosi adalah investasi terbaik di usia senja. Dengan tidak mudah marah, kita tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tapi juga menjaga kedamaian di lingkungan sekitar kita," ujar Yasaroh di hadapan para jamaah yang menyimak dengan antusias.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar ilmu yang didapat mampu dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan warga Desa Somakaton pribadi yang lebih sabar dan bercahaya hatinya.

Sumber berita : Yasaroh, S.Pd.

Editor ; Nuryati, S.H.