Penyuluh Bedah Keutamaan Puasa Ramadhan di MT Ashshodiqiyah
Purwokerto – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, antusiasme spiritual warga Kelurahan Kranji mulai meningkat. Hal ini terlihat dalam kajian rutin yang digelar di Majelis Taklim Ashshodiqiyah, Kranji. Minggu (22/02).
Hadir sebagai pembicara utama, Farkhan Sya'bani Penyuluh Agama Islam Purwokerto Timur, yang memberikan paparan mendalam mengenai persiapan batin dan ilmu fiqih puasa. Dalam kajiannya, Farkhan menyampaikan berbagai keutamaan ibadah puasa Ramadhan sebagai sarana penyucian jiwa dan peningkatan derajat ketakwaan di sisi Allah SWT.
Farkhan menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah madrasah spiritual yang luar biasa. Ia mengutip hadis Rasulullah SAW mengenai ampunan dosa bagi mereka yang menjalankan puasa dengan penuh iman dan mengharap rida Allah.
"Puasa Ramadhan adalah momentum emas bagi setiap muslim. Keutamaannya tidak tertandingi, di mana bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada minyak kasturi, dan doa-doa yang dipanjatkan saat berpuasa adalah doa yang mustajab," ujar Farkhan di hadapan jamaah.
Dalam uraiannya, Farkhan merinci beberapa poin penting mengenai keistimewaan bulan Ramadhan:
- Pintu Rayyan: Tersedianya pintu khusus di surga bagi orang-orang yang istiqamah berpuasa.
- Bulan Al-Qur'an: Ramadhan adalah waktu di mana wahyu pertama diturunkan, sehingga tadarus menjadi ibadah pendamping yang utama.
- Lailatul Qadar: Kehadiran satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yang hanya ada di bulan Ramadhan.
- Kesehatan Jasmani dan Rohani: Puasa sebagai sarana detoksifikasi tubuh sekaligus melatih kontrol diri dari hawa nafsu.
Lebih lanjut, Farkhan mengajak para jamaah Majelis Taklim Ashshodiqiyah untuk mulai membiasakan diri dengan ibadah-ibadah sunah sejak bulan Sya'ban ini, agar saat memasuki Ramadhan nanti, fisik dan mental sudah dalam kondisi puncaknya.
"Mari kita sambut Ramadhan dengan kegembiraan. Persiapkan ilmu kita hari ini, agar puasa yang kita jalankan nanti tidak hanya bernilai lapar dan haus saja, tetapi benar-benar membawa perubahan akhlak yang lebih baik," pungkasnya.
Kajian yang berlangsung khidmat tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab dan doa bersama untuk keselamatan serta keberkahan umat. (jw)
