Penyuluh Edukasi Catin Alur Pemeriksaan Berkas Nikah
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Proses administrasi pendaftaran pernikahan sering kali dianggap sebagai prosedur yang rumit bagi sebagian calon pengantin (catin). Guna mengikis stigma tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon mengintensifkan program pendampingan langsung. Melalui peran aktif para penyuluh agama, pemeriksaan berkas nikah kini tidak hanya sekadar validasi dokumen di atas kertas, melainkan ditransformasikan menjadi ruang edukasi yang interaktif bagi masyarakat. Selasa (07/07)
Pemeriksaan daftar pemeriksaan nikah ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh data kependudukan dan syarat keagamaan terpenuhi sebelum akad dinyatakan sah secara hukum. Penyuluh bertindak sebagai jembatan yang menjelaskan poin demi poin kepada catin, mulai dari keabsahan status, wali nikah, hingga mahar. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kekeliruan data yang berpotensi memicu masalah hukum di kemudian hari.
Penyuluh Agama KUA Wangon, Joharulloh, menekankan bahwa momentum pemeriksaan berkas ini adalah kesempatan emas untuk menyisipkan bimbingan pranikah secara personal. "Kami ingin memastikan catin paham bahwa setiap lembar berkas yang mereka tanda tangani memiliki konsekuensi hukum dan sakral. Jadi, ini bukan sekadar urusan birokrasi atau coret-coret kertas administrasi, melainkan edukasi awal agar mereka siap secara mental dan sadar akan tanggung jawab baru yang akan dipikul," ujar Joharulloh saat ditemui di ruang pelayanan.
Pendekatan humanis ini mendapat respons positif dari para calon pengantin yang tengah mengurus berkas. Kehadiran penyuluh yang komunikatif dinilai mampu mencairkan ketegangan catin yang biasanya merasa cemas saat menghadapi proses verifikasi pejabat KUA. Informasi yang disampaikan secara runut membuat alur yang awalnya dianggap berbelit menjadi jauh lebih mudah dipahami.
Dhani, salah satu catin yang sedang menjalani proses verifikasi, mengaku sangat terbantu dengan edukasi langsung dari penyuluh tersebut. "Awalnya saya mengira pemeriksaan berkas ini bakal kaku dan menegangkan, ternyata malah seru karena kami dijelaskan alurnya dengan sangat detail. Pak Penyuluh tidak cuma memeriksa kelengkapan data, tapi juga memberi nasehat yang bikin saya dan pasangan jadi lebih mantap melangkah ke pelaminan," ungkap Dhani dengan senyum lega. (jhr)
