HUT RI #81

Penyuluh Hadiri Pra Musrenbang Tematik Stunting Purwokerto

K
KUA Purwokerto Utara
09 Feb 2026
6x dibaca
SHARE

Banyumas - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Purwokerto Utara melaksanakan tugas kedinasan dengan mewakili Kepala KUA Purwokerto Utara dalam menghadiri kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan tematik stunting. Jumat (06/02)

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Kecamatan Purwokerto Utara, sebagai bagian dari forum strategis perencanaan pembangunan yang berfokus pada percepatan penurunan angka stunting.

Pra Musrenbang ini menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk merumuskan arah kebijakan dan program prioritas dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting di wilayah Kecamatan Purwokerto Utara.

Acara dibuka oleh Camat Purwokerto Utara, Kris Sinta Indra Kusumawati, yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur pemangku kepentingan dalam menangani persoalan stunting. Menurutnya, stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyentuh bidang pendidikan, kondisi ekonomi keluarga, lingkungan tempat tinggal, serta pola asuh dalam keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama terpadu antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta lembaga keagamaan agar penanganan stunting dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur puskesmas, pemerintah kelurahan, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Dalam forum tersebut dibahas pemetaan permasalahan di lapangan, identifikasi kelompok rentan, serta penyusunan program tematik yang terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. Berbagai usulan kegiatan juga disampaikan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kondisi riil di wilayah kecamatan.

Kehadiran penyuluh agama dalam forum ini menjadi bentuk dukungan Kementerian Agama melalui KUA Purwokerto Utara terhadap program pemerintah daerah. Penyuluh agama diharapkan mampu berkontribusi melalui pendekatan keagamaan dan sosial dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya kesehatan ibu dan anak. Pendekatan keagamaan dinilai efektif dalam menanamkan kesadaran keluarga mengenai pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta pentingnya menjaga kesehatan sejak masa kehamilan.

Selain itu, penyuluh agama juga memiliki peran strategis dalam mendampingi keluarga agar mampu membangun lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan upaya percepatan penurunan angka stunting di Purwokerto Utara dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penyuluh Agama Islam Purwokerto Utara, Pujo Rochmadi, menyampaikan bahwa keterlibatan penyuluh dalam perencanaan pembangunan menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan sosial untuk mendukung terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.