Penyuluh Ingatkan Pentingnya Jaga Lisan, Langkah, dan Hati
Oleh KUA Wangon
Banyumas - Kegiatan penyuluhan keagamaan kembali digelar di Majelis Taklim Muslimat Randegan dengan suasana yang penuh khidmat dan antusiasme warga. Dalam kesempatan tersebut, penyuluh agama memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya memanfaatkan setiap panca indera dan anggota tubuh sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Seluruh jamaah yang hadir diajak untuk merenungi kembali sejauh mana potensi fisik dan rohani yang dimiliki telah dipergunakan untuk kebaikan. Selasa (21/07)
Dalam uraian materinya, penyuluh menekankan bahwa setiap organ tubuh yang melekat pada diri manusia merupakan bentuk kasih sayang dan amanah dari Sang Pencipta. Mata hendaknya senantiasa difungsikan untuk melihat hal-hal yang baik dan penuh kebaikan, sementara telinga digunakan untuk mendengarkan ilmu serta nasihat kebenaran. Penggunaan panca indera secara tepat dinilai menjadi langkah awal dalam membangun karakter pribadi yang berakhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat.
Tak hanya panca indera utama, penggunaan anggota gerak seperti lisan, tangan, dan kaki juga menjadi sorotan penting dalam penyuluhan tersebut. Lisan diingatkan agar selalu basah dengan dzikir dan ucapan santun, tangan dimanfaatkan untuk bekerja keras serta beramal saleh, dan kaki digerakkan untuk melangkah menuju majelis-majelis ilmu. Keterpaduan langkah fisik ini diharapkan mampu membentuk pribadi Muslimah yang aktif berkontribusi dalam hal-hal positif.
Di tengah penyampaian materi, Penyuluh Agama, Ni'mah, memberikan penegasan khusus mengenai pentingnya rasa syukur atas nikmat tubuh yang utuh. "Segala anggota badan yang kita miliki ini adalah amanah besar dari Allah SWT. Sungguh sebuah kerugian jika mata, lisan, hingga kaki yang sehat ini tidak kita maksimalkan untuk beribadah dan menebar kebaikan," ujar Ni'mah di hadapan puluhan jamaah Majelis Taklim Muslimat Randegan.
Sebagai penutup, penyuluhan ini menekankan bahwa seluruh aktivitas fisik tersebut harus bermuara pada penataan hati. Hati yang senantiasa dijaga dengan keimanan, keikhlasan, dan ketakwaan kepada Allah SWT akan menjadi penggerak utama bagi setiap tindakan positif manusia. Melalui kegiatan ini, diharapkan para jamaah Majelis Taklim Muslimat Randegan dapat menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari demi meraih keberkahan hidup. (nmh)
