Penyuluh Jalin Kerja Sama Pengisian Taklim dan Khutbah
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Guna memperluas jangkauan dakwah sekaligus memperkokoh ikatan silaturahmi antarlembaga keagamaan, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) KUA Wangon resmi menjalin kesepakatan kerja sama strategis. Kemitraan ini difokuskan pada pengisian materi kajian dalam majelis taklim serta penjadwalan khutbah keagamaan secara rutin. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan syiar Islam yang menyejukkan, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa. Senin (13/07)
Langkah kolaboratif ini disambut baik oleh berbagai tokoh agama dan pimpinan lembaga nonformal di wilayah Wangon. Melalui kerja sama ini, para penyuluh agama akan dijadwalkan secara berkala untuk mengisi mimbar-mimbar khutbah Jumat serta memberikan bimbingan rohani di majelis-majelis ilmu. Pola kemitraan terstruktur ini sengaja dibentuk agar penyampaian materi edukasi umat, mulai dari fikih ibadah hingga moderasi beragama, dapat tersampaikan secara konsisten dan terarah.
Zainur, selaku PAIF KUA Wangon yang menginisiasi program kemitraan ini, menyatakan bahwa kolaborasi dengan tokoh masyarakat adalah kunci utama keberhasilan pembinaan umat. Menurutnya, keterbatasan jumlah penyuluh di lapangan menuntut adanya kerja sama yang solid dengan berbagai kantong dakwah di pedesaan. "Kerja sama ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah nyata kami untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan edukasi keagamaan yang valid dan rahmatan lil 'alamin bisa diakses dengan mudah oleh warga melalui majelis taklim dan khutbah," jelas Zainur setelah menyepakati agenda kerja sama tersebut.
Respons positif juga datang dari Kiai Wangsit, pimpinan Padepokan Pringgondani Bojong yang terletak di Desa Klapagading. Beliau menilai kehadiran penyuluh agama dari KUA Wangon akan memberikan warna baru dan memperkaya khazanah keilmuan para jamaah yang dibinanya. "Kami sangat bersyukur dan terbuka dengan adanya kerja sama ini. Kehadiran para penyuluh keagamaan untuk mengisi taklim dan khutbah di tempat kami tentu akan semakin memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan para jamaah secara lebih mendalam," ungkap Kiai Wangsit dengan penuh kehangatan.
Dengan dimulainya kerja sama ini, KUA Wangon bersama para mitra tokoh agama berkomitmen untuk terus mengawal jalannya kegiatan dakwah yang mendidik dan mendamaikan. Program pengisian taklim dan khutbah yang terintegrasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentengi umat dari maraknya pemahaman keliru, sekaligus menjadi sarana efektif untuk mewujudkan masyarakat Kecamatan Wangon yang religius, rukun, dan sejahtera. (znr)
