HUT RI #81

Penyuluh KUA Bekali Catin Kuntili-Sumpiuh Menuju Keluarga Sakinah

K
KUA SUMPIUH
05 Mar 2026
16x dibaca
SHARE

Banyumas – KUA Sumpiuh terus berkomitmen meningkatkan kualitas ketahanan keluarga melalui program Bimbingan Penyuluhan (Bimluh) Mandiri bagi Calon Pengantin (Catin). Pada hari ini, suasana khidmat menyelimuti Balai Nikah KUA Sumpiuh saat penyuluh agama Islam, Laeli Najihah, memberikan pembekalan khusus kepada pasangan calon pengantin, Japan Prasetiono asal Desa Kuntili dan Siti Azizah asal Kelurahan Sumpiuh. Kamis (05/03)

Dalam sesi bimbingan tersebut, Laeli Najihah menekankan tiga pilar utama dalam membangun mahligai rumah tangga yang kokoh dan berkelanjutan.

1. Membangun Fondasi Keluarga Sakinah

Laeli memaparkan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal, melainkan ibadah terpanjang. "Keluarga Sakinah tidak datang tiba-tiba, melainkan harus dibangun di atas fondasi kesabaran, keterbukaan, dan rasa saling menghargai antara suami dan istri," tuturnya. Ia mengingatkan pasangan Japan dan Siti untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai kompas dalam menyikapi setiap dinamika rumah tangga.

2. Menjaga Kesehatan Reproduksi

Tak hanya dari sisi spiritual, materi Bimluh ini juga menyentuh aspek kesehatan fisik. Penyuluh memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sebagai persiapan menjalani kehidupan suami istri yang sehat. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan fisik kedua belah pihak sebelum memasuki jenjang pernikahan.

3. Membangun Generasi Berkualitas

Tema terakhir yang menjadi sorotan adalah pentingnya merencanakan keturunan yang berkualitas. Laeli menekankan bahwa orang tua memiliki peran krusial dalam mencetak generasi masa depan yang kuat secara mental, fisik, dan spiritual. Pengetahuan tentang pola asuh dan pemenuhan gizi menjadi kunci untuk mencegah masalah kesehatan seperti stunting sejak dini.


"Bimbingan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi Japan dan Siti Azizah agar tidak hanya sah secara administrasi dan agama, tetapi juga siap secara mental untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan maslahat bagi lingkungan sekitar." — Laeli Najihah, Penyuluh Agama Islam KUA Sumpiuh.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Sumpiuh ini berjalan lancar dan interaktif. Kedua calon pengantin tampak antusias menyimak materi sebagai modal awal memulai perjalanan baru sebagai sepasang suami istri.