Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Al Lubna Istiqomah Jalankan Shalat Sunah
Oleh HUMAS
Banyumas – Dalam upaya meningkatkan kualitas spiritualitas masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, menggelar bimbingan keagamaan di Majelis Taklim (MT) Al Lubna, Desa Cilangkap, Januari 2026. Pertemuan kali ini secara khusus membedah tema mendalam mengenai "Menyelami Keutamaan dan Tata Cara Shalat-Shalat Sunah". Jumat (30/01)
Dalam paparannya, Kambali menekankan bahwa shalat sunah bukan sekadar pelengkap rutinitas, melainkan berfungsi sebagai "penambal" kekurangan dalam ibadah fardu sekaligus sarana meningkatkan derajat kemuliaan di hadapan Allah SWT.
Beberapa poin utama yang disampaikan kepada jamaah meliputi:
-
Shalat Sunah Rawatib: Pentingnya menjaga shalat Qobliyah dan Ba'diyah untuk menyempurnakan pahala shalat wajib.
-
Shalat Dhuha: Sebagai manifestasi rasa syukur atas kesehatan persendian tubuh dan wasilah pembuka pintu rezeki.
-
Shalat Tahajud: Keutamaan bangun di sepertiga malam demi meraih Maqaman Mahmuda (tempat yang terpuji).
-
Shalat Witir: Sebagai pengunci atau penutup ibadah shalat dalam sehari semalam.
"Ibadah sunah adalah pagar bagi ibadah wajib. Dengan menjaga yang sunah, secara otomatis kita akan lebih terjaga dalam melaksanakan yang wajib," tegas Kambali di hadapan para jamaah.
Suasana di MT Al Lubna berlangsung khidmat namun tetap interaktif. Para jamaah tampak sangat antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan mengenai tata cara praktis ibadah harian yang sering ditemui, seperti shalat sunah Syukrul Wudhu (setelah berwudhu) dan Tahiyatul Masjid (saat memasuki masjid).
Melalui bimbingan rutin ini, KUA Gumelar berharap masyarakat Desa Cilangkap tidak hanya berhenti pada pemahaman teori secara fikih saja. Lebih dari itu, diharapkan muncul motivasi kuat untuk mengamalkannya secara konsisten demi terciptanya lingkungan keluarga dan masyarakat yang lebih religius dan tenteram.
