Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Hijrotunnisa Optimalkan Amalan Zulhijah

Oleh HUMAS
SHARE

Gumelar – Memasuki salah satu bulan yang paling mulia dalam kalender Islam, Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar bergerak cepat memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui Penyuluh Agama Islam, Kambali, kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan digelar di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Selasa (19/05)

Penyuluhan yang dihadiri oleh jamaah ibu-ibu setempat ini mengangkat tema "Keutamaan dan Amalan Bulan Dzulhijjah". Kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan pemahaman keagamaan yang utuh agar mampu meraih keberkahan spiritual secara maksimal.

Dalam tausiyahnya, Kambali menjelaskan bahwa bulan Zulhijah termasuk dalam Asyhurul Hurum, yaitu empat bulan yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT. Beliau secara khusus menggarisbawahi pentingnya memanfaatkan sepuluh hari pertama bulan Zulhijah dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah.

"Sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah memiliki keutamaan yang luar biasa, bahkan amal saleh di dalamnya sangat dicintai oleh Allah SWT. Oleh karena itu, mari kita isi waktu-waktu berharga ini dengan mendekatkan diri kepada-Nya," ajak Kambali.

Untuk menuntun jamaah dalam beribadah, penyuluhan ini merumuskan beberapa amalan utama yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, antara lain:

  1. Memperbanyak Dzikir: Menghidupkan hari-hari dengan kalimat-kalimat tayyibah, seperti mengagungkan asma Allah melalui tahlil, takbir, dan tahmid.

  2. Menunaikan Puasa Arafah: Beliau memaparkan keutamaan luar biasa dari puasa sunnah pada tanggal 9 Zulhijah ini, yang berdasarkan hadis nabi dapat menghapuskan dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.

  3. Ibadah Kurban: Memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi berkurban bagi warga yang secara finansial sudah mampu, sebagai bentuk ketaatan mutlak kepada Allah sekaligus wujud nyata kepedulian sosial kepada sesama.

Lebih dari sekadar ibadah ritual, Kambali juga menyelipkan pesan sosial kemasyarakatan. Beliau mengajak seluruh warga RW 08 Desa Cihonje untuk terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi, terutama dalam menyambut momen Hari Raya Iduladha yang identik dengan semangat gotong royong dalam pembagian daging kurban.

Melalui kegiatan rutin majelis taklim ini, KUA Gumelar berharap literasi keagamaan masyarakat di pelosok desa terus meningkat. Dengan demikian, akan tercipta tatanan masyarakat yang tidak hanya saleh secara individu, tetapi juga harmonis dan rukun dalam kehidupan bertetangga.