Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Hijrotunnisa Rutinkan Santunan Anak Yatim

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menggelar kegiatan penyuluhan di Majelis Taklim (MT) Hijrotunnisa, RW 08, Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Selasa (23/06)

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini difokuskan pada penguatan nilai-nilai kedermawanan melalui momentum santunan anak yatim. Menghadirkan Penyuluh Agama Islam, Kambali, kegiatan ini mengusung tema utama "Meneladani Kasih Sayang Rasulullah: Keutamaan Menyantuni Anak Yatim."

Tujuan utama dari penyuluhan ini adalah untuk memotivasi para jamaah agar terus meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim. Hal ini dinilai sebagai wujud nyata dari implementasi ibadah hablum minannas (hubungan baik antarmanusia) dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materinya, Kambali, menekankan empat poin krusial yang perlu dipahami dan dipraktikkan oleh para jamaah:

  • Kedudukan Mulia Anak Yatim: Memberikan penjelasan mendalam mengenai posisi istimewa anak yatim dalam hukum Islam, serta janji mulia dari Allah SWT bagi siapa saja yang ikhlas memuliakan mereka.

  • Investasi Akhirat Melalui Sedekah: Menekankan bahwa sedekah kepada anak yatim bukan sekadar bantuan materi semata, melainkan sebuah investasi akhirat yang mampu membersihkan harta sekaligus menyucikan jiwa.

  • Penguatan Solidaritas Komunitas: Mendorong peran aktif MT Hijrotunnisa agar dapat menjadi wadah resmi dalam mengorganisir kegiatan sosial yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim, khususnya di lingkungan RW 08 Desa Cihonje.

  • Implementasi Sosial Berkelanjutan: Mengajak seluruh jamaah untuk mengubah paradigma santunan agar dijadikan sebagai budaya atau agenda rutin, bukan hanya dilaksanakan pada momentum tertentu saja.

Acara penyuluhan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota majelis taklim ini berjalan dengan lancar serta mendapat respons yang sangat positif dari para jamaah yang hadir.

Melalui edukasi dan penyuluhan intensif ini, kesadaran warga Desa Cihonje—khususnya di lingkungan RW 08—dalam menyantuni anak yatim diharapkan dapat semakin meningkat. Langkah nyata ini diharapkan tidak hanya membantu sesama, melainkan juga mampu merajut keharmonisan sosial yang lebih erat di seluruh wilayah Kecamatan Gumelar.