Penyuluh KUA Kalibagor Ikuti Senam Masal, Sosialisasi PAI Awards dan Launching PEU

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto — Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kalibagor mengikuti kegiatan Senam Massal IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Kabupaten Banyumas, yang dirangkai dengan pembinaan, sosialisasi PAI Awards, serta Launching Pemberdayaan Ekonomi Umat Kementerian Agama di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Jumat (10/10)

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh penyuluh agama Islam se-Kabupaten Banyumas ini berlangsung meriah dan penuh semangat. Melalui senam massal, para penyuluh tidak hanya menjaga kebugaran jasmani tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antaranggota IPARI.

Usai kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan sesi Sosialisasi PAI Awards yang diisi oleh Faidus Sa’ad. Beliau memaparkan pentingnya penghargaan PAI Awards sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para penyuluh agama untuk terus meningkatkan kompetensi, inovasi, serta kontribusi dalam pembinaan umat.
"PAI Awards adalah panggung bagi kita untuk menunjukkan inovasi dan kontribusi nyata dalam pembinaan umat. Penghargaan ini bukan hanya tentang piala, tapi tentang mengukur sejauh mana dampak program kita terhadap masyarakat," ujar Faidus Sa’ad.

Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke sesi utama yaitu Launching Pemberdayaan Ekonomi Umat Kementerian Agama yang disampaikan oleh H. Edi Sungkowo. Beliau menekankan perlunya sinergi antara aspek keagamaan dan ekonomi. "Umat yang saleh harus didukung oleh umat yang mandiri secara ekonomi. Program Pemberdayaan Ekonomi Umat ini adalah jembatan bagi para penyuluh untuk tidak hanya membina spiritual, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan umat di tingkat akar rumput," tegas H. Edi Sungkowo. "Jika ekonomi umat kuat, dakwah dan pembinaan akan berjalan lebih optimal."

Melalui kegiatan terpadu ini, diharapkan para penyuluh agama semakin bersemangat dan berperan aktif dalam mendukung program-program strategis Kementerian Agama, baik dalam bidang pembinaan keagamaan, literasi, maupun pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat, demi mewujudkan umat yang berdaya, mandiri, dan sejahtera.