Penyuluh KUA Sokaraja Ajak Lansia Nikmati Usia Senja dengan Puasa Sunah dan Bangun Malam
Oleh KUA Sokaraja
Sokaraja — Masa usia senja bukanlah masa untuk berhenti beraktivitas dalam kebaikan. Justru, bertambahnya usia menjadi kesempatan berharga untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak amal ibadah. Pesan tersebut disampaikan M. Fikih Zulfikar, Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, saat memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada jamaah MT. Lansia Al Mizan Sokaraja Kidul, yang berada di bawah pimpinan KH. Imam Nur Hasan. Rabu (16/09)
Dalam penyuluhannya, M. Fikih mengangkat tema “Nikmati Hidup di Usia Senja dengan Perbanyak Berpuasa Sunah dan Bangun Malam.” Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan motivasi spiritual kepada para jamaah lanjut usia agar tetap aktif mengisi kehidupan dengan ibadah dan kegiatan yang bernilai akhirat.
M. Fikih menyampaikan bahwa usia senja hendaknya tidak dipandang sebagai masa untuk banyak mengeluh, tetapi sebagai kesempatan untuk memperbanyak bekal menuju kehidupan akhirat. “Kalau Allah masih memberikan umur, berarti masih ada kesempatan untuk memperbanyak amal. Usia senja hendaknya kita nikmati dengan memperbanyak ibadah, salah satunya melalui puasa sunah dan bangun malam untuk bermunajat kepada Allah,” ungkapnya.
Menurutnya, puasa sunah dapat menjadi sarana melatih kesabaran, mengendalikan hawa nafsu, serta meningkatkan ketakwaan. Sementara bangun malam atau qiyamul lail menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, berdoa, beristighfar, dan memohon keberkahan di sisa usia.
Ia juga mengingatkan para jamaah agar dalam menjalankan ibadah tetap memperhatikan kondisi kesehatan. Bagi lansia yang memiliki keterbatasan fisik, ibadah dapat dilakukan sesuai kemampuan, karena Islam mengajarkan kemudahan dan tidak membebani seseorang di luar kemampuannya.
Kegiatan bimbingan keagamaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para jamaah MT. Lansia Al Mizan mengikuti materi dengan antusias dan mendapatkan motivasi untuk terus menjaga semangat beribadah meskipun telah memasuki usia lanjut.
Melalui kegiatan tersebut, MT. Lansia Al Mizan Sokaraja Kidul diharapkan dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus majelis untuk meningkatkan pengetahuan agama, memperkuat ketakwaan, dan mengisi masa tua dengan amal saleh.
“Usia boleh senja, tetapi semangat beribadah jangan pernah tua. Selama napas masih berhembus, pintu untuk mendekat kepada Allah masih terbuka,” pungkas M. Fikih.
