Penyuluh KUA Sokaraja Berikan Bimbingan Rohani di Rutan Banyumas

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Banyumas — Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, M. Fikih, memberikan bimbingan rohani Islam kepada sekitar 100 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banyumas Kelas IIA dalam kegiatan Kajian Duha, pukul 10.00–11.00 WIB. Selasa (06/01/26)

Kegiatan yang berlangsung di aula Rutan Banyumas tersebut mengangkat tema “Makna Gerakan Sholat dan Manfaat Sholat bagi Kesehatan Ruhani dan Jasmani.”

Kajian ini bertujuan untuk memperkuat keimanan, ketenangan batin, serta membangun kesadaran spiritual warga binaan melalui pemahaman ibadah sholat secara lebih mendalam.

Dalam penyampaiannya, M. Fikih, menjelaskan bahwa setiap gerakan sholat memiliki makna filosofis dan spiritual yang sangat dalam. Gerakan berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk di antara dua sujud tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan jasmani, seperti melancarkan peredaran darah, melatih kelenturan tubuh, serta menjaga keseimbangan fisik.

Selain itu, sholat juga berperan penting dalam menjaga kesehatan ruhani. Menurutnya, sholat yang dilakukan dengan khusyuk mampu menenangkan hati, mengurangi stres, serta menumbuhkan sikap sabar dan tawakal, khususnya bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.

“Sholat adalah sarana komunikasi langsung dengan Allah SWT. Jika dijalankan dengan benar dan penuh kesadaran, sholat dapat menjadi sumber kekuatan jiwa dan motivasi untuk memperbaiki diri,” ungkapnya di hadapan para peserta kajian.

Kegiatan kajian duha ini disambut antusias oleh warga binaan. Mereka tampak khidmat mengikuti materi dan aktif menyimak penjelasan yang disampaikan. Diharapkan, melalui kegiatan bimbingan rohani ini, warga binaan Rutan Banyumas dapat semakin mantap dalam menjalani pembinaan, serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.