Penyuluh KUA Sokaraja Berikan Layanan Bimbingan Konseling
Oleh KUA Sokaraja
Sokaraja — Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja, Akhmad Arifudin, memberikan layanan bimbingan dan konseling keagamaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendampingan spiritual sekaligus membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Selasa (06/10)
Layanan bimbingan konseling tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sokaraja melalui pendekatan keagamaan yang humanis, dialogis, dan persuasif. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik terkait keluarga, kehidupan sosial, pendidikan, maupun permasalahan keagamaan.
Dalam memberikan layanan, Akhmad Arifudin mengedepankan prinsip mendengar, memahami, memberikan penguatan, dan mengarahkan dengan berlandaskan nilai-nilai Islam. Masyarakat tidak hanya diberikan solusi praktis, tetapi juga motivasi agar mampu menghadapi persoalan dengan kesabaran, ketenangan, dan keyakinan kepada Allah SWT.
Menurut Akhmad Arifudin, bimbingan konseling merupakan salah satu bentuk pelayanan penyuluhan yang penting karena masyarakat terkadang membutuhkan tempat untuk berbagi dan mendapatkan arahan ketika menghadapi persoalan.
“Bimbingan konseling bukan sekadar memberikan nasihat, tetapi bagaimana kita hadir untuk mendengarkan, memahami persoalan, memberikan penguatan, kemudian membantu menemukan jalan keluar yang sesuai dengan nilai-nilai agama,” ujarnya.
Ia menambahkan, persoalan kehidupan tidak boleh membuat seseorang kehilangan harapan. Setiap manusia memiliki ujian dan tantangan masing-masing, namun Islam mengajarkan agar setiap persoalan dihadapi dengan ikhtiar, doa, kesabaran, serta tawakal kepada Allah SWT.
Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 286:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
Ayat tersebut menjadi motivasi bahwa setiap ujian yang dihadapi manusia memiliki batas kemampuan yang telah Allah berikan. Karena itu, masyarakat diajak untuk tidak mudah menyerah dan selalu berusaha mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
Selain itu, Allah SWT juga memberikan motivasi melalui QS. Al-Insyirah ayat 5–6:
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
Pesan tersebut menjadi penguatan spiritual dalam layanan konseling agar masyarakat tetap optimis. Kesulitan bukan akhir dari perjalanan, tetapi dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kedewasaan, kesabaran, dan kedekatan kepada Allah SWT.
Melalui layanan bimbingan konseling ini, Penyuluh Agama Islam KUA Sokaraja berupaya menjalankan peran strategisnya di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai pesan keagamaan, tetapi juga sebagai pendamping yang hadir ketika masyarakat membutuhkan penguatan dan solusi.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesehatan kehidupan sosial-keagamaan, serta membentuk pribadi yang lebih tenang dalam menghadapi berbagai persoalan.
Dengan pendekatan agama, komunikasi, dan pendampingan, layanan bimbingan konseling diharapkan mampu menjadi salah satu sarana mewujudkan masyarakat yang semakin religius, harmonis, dan memiliki ketahanan dalam menghadapi tantangan kehidupan.
